Kemenag dan PGRI Teken MoU Tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan

KBRN : Subulussalam :  Bertempat di Kantor Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Subulussalam dilakukannya kesepakatan atau MoU antara Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam dengan PGRI setempat  tentang peningkatan Kualitas Pendidikan Agama dan Keagamaan di Kota Sada Kata tersebut. Kamis (23/9)

MoU itu dilakukan untuk dijadikan payung kerjasama antara Kemenag Kota Subulussalam dan PGRI demi lebih meningkatkan Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam H. Juniazi, S.Ag M.Pd usai melakukan penandatanganan nota kesepahaman tersebut dalam sambutannya, bahwa banyak hal yang dilakukan tentang pendidikan antara Kemenag Subulussalam dan PGRI untuk kedepannya.

"Kedepan, banyak hal yang kita lakukan secara bersama-sama antara PGRI dengan Kemenag Subulussalam demi pendidikan di Subulussalam ", terangnya

Tak hanya itu, Juniazi juga mengajak PGRI agar terus melakukan diskusi dan melakukan kegiatan-kegiatan baik terkait peningkatan Kualitas Pendidikan maupun guru dengan Kementerian Agama Kota Subulussalam.

"Pintu Kementerian Agama Kota Subulussalam terbuka selebar-lebarnya untuk PGRI baik berupa diskusi, kegiatan dan lain sebagainya.", terangnya

Dirinya juga menginginkan, bahwa madrasah bisa bersanding dengan pendidikan atau sekolah umum lainnya, bahwa tidak ada perbedaan antara keduanya seperti yang di ucapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam beberapa hari lalu.

"Mari,  bersama- sama bergandeng tangan antara PGRI ,Kemenag dan MPD bergotong royong untuk memperbaiki pendidikan lebih baik di Sada kata ini, karena kita memperbaiki siswa Subulussalam bukan siswa orang lain ", ajak Juniazi

Diakhir sambutannya, semoga Pendidikan Kota Subulussalam bisa bersanding dengan pendidikan kota lain yang ada di Aceh seperti Banda Aceh ,Langsa dan lain sebagainya yang lebih maju.

Tak hanya Juniazi, Ketua PGRI Kota Subulussalam Antoni Berampu apresiasi yang setinggi-tinggi disampaikan kepada kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam beserta jajarannya yang super luar biasa antusiasmenya untuk mewujudkan kerjasama ini, dengan satu niat yang tulus yaitu ingin membentuk karakter islami yg kuat bagi siswa/Siswi melalui peningkatan mutu Pendidikan agama Islam dan Keagamaan di lingkungan satuan pendidikan madrasah, Diniyah, tsanawiyah dan Aliyah di lingkungan kota Subulussalam.

"Tentu ini adalah pengharapan ke kepada PGRI untuk memberi kontribusi dalam pencapaian hajat niat pak kakankemenag yang dimaksud ", terang Antoni

" Mari semua sahabat guru yang bekerja di wilayah dinas pendidikan dan kebudayaan dan wilayah kemenag untuk bersinergi memberi pelayanan terbaik buat anak2 kita d negeri Sada kata ini, Salam Solidaritas ", ajak Antoni

Penandatanganan nota kesepahaman itu juga mendapatkan dukungan dan apresiasi dari Majelis Pendidikan Daerah (MPD) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam. Itu disampaikan langsung oleh ketua pimpinan tersebut saat memberikan sambutannya.

MPD sendiri dalam hal ini diwakili oleh H. Rusdi Hasan saat memberikan sambutannya. " MPD sangat mendukung MoU ini, karena dengan MoU akan timbul kesempatan untuk meningkatkan pendidikan di kota Subulussalam ", ucapnya

Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya fokus pada sebuah sektor saja namun banyak sektor harus diperhatikan.

" Pendidikan ini adalah tanggang jawab kita bersama, namun kita adalah penggerak yang paling utama ", pungkasnya

Turut hadir dalam penandatanganan MoU tersebut ialah, Kasubbag TU, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, MPD Kota Subulussalam, Ketua Yara Subulussalam, Kepala Madrasah, Kepala Sekolah dan Pengurus PGRI Kota Subulussalam.

[Kemenag Aceh]

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00