Akibat Menggunakan Pakaian Ketat Sejumlah Pelanggar Masyarakat Terjaring Razia Dengan Petugas Wilayatul Hisbah

Razia busana pakaian ketat oleh petugas WH Aceh Barat di jalan gajah Mada depan kantor Bupati Kabupaten Setempat
Salah seorang wanita menggunakan celana ketat terjaring razia WH untuk di data

Sesuai Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2002 tentang pelaksanaan syariat Islam bidang aqidah, ibadah, dan syiar Islam, pemeritah kabupaten Aceh Barat melalui Dinas satpol PP dan WH Aceh Barat Melakukan kegiatan razia pakaian ketat yang tidak berbusana secara islami terutama bagi para masyarakat pengguna jalan. Pada kegiatan razia petugas Wilayatul hisbah tersebut juga turut di bantu bebarapa orang petugas personil dari TNI-Polri.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat Dodi Bima Saputra dalam keterangannya.

Dijelaskannya, dalam kegiatan razia itu  menjaring sekitar puluhan masyarakat yang melanggar dan bagi wanita  menggunakan celana ketat dan bagi pria menggunakan celana pendek, sebab pelanggar tersebut tidak berbusana secara islami, sebahagian besar pelaggar yang terjaring itu  berasal dari warga luar kabupaten Aceh Barat, dan hanya sedikit beberapa orang dari Aceh Barat.

Ia juga menambahkan bagi pelanggar yang tidak berbusana islami itu, pihak petugas Wilayatul Hisbah hanya memberikan pembinaan dan nasihat agar menggunakan pakaian yang sopan sesuai syariat Islam, terutama pada saat kita aktifitas keluar rumah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00