Wow, Viral Mobil Ambulance Pemkab Aceh Jaya Terpakir Di Taman Rusa Aceh Besar

Mobil Ambulance Pemkab Aceh Jaya Terpakir Ditaman Rusa Aceh Besar

KBRN,Meulaboh : Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Perwakilan Aceh Jaya Sahputra Meminta Bupati melalui Dinkes Aceh Jaya agar mengusut dan memberi sanksi tegas kepada Kapus jika benar sebagaimana foto yang viral dimedia sosial dimana sebuah mobil ambulan dengan tulisan Saweu Ureung Saket (SUS) yang terparkir di tempat wisata taman rusa aceh besar, diketahui mobil tersebut adalah mobil ambulance milik dinas kesehatan kabupaten aceh jaya.

Diketahui, program SUS ini salah satu inovasi kabupaten Aceh Jaya di bidang kesehatan yang sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu Tahun 2020, Program SUS  masuk top 90 dan top 45 inovasi pelayanan publik Kemenpan-RB, sehingga pemerintah pusat memberikan Alokasi DID sebesar Rp 12 milyar sebagai penghargaan kepada kabupaten Aceh Jaya atas capaian pelayanan publik di bidang kesehatan.

Kendaraan operasional tersebut diperuntukan untuk membantu tenaga kesehatan (nakes) untuk memberikan pelayanan kesehatan SUS secara langsung ke rumah masyarakat dan berbagai pelayanan kesehatan lainnya.

“Saya sudah menghubungi Kadis Dinkes Aceh Jaya meminta usut dan tindak tegas oknum yang salah menggunakan mobil dinas tersebut, pasalanya ini sudah keterlaluan tidak ada alasan pembenaran untuk hal itu karena hal itu dapat merusak citra Pemerintah Aceh Jaya di mata masyarakat, apalagi, yang dilakukan terekam dan viral di masyarakat melalui media sosial (medsos), yang dapat mengakibatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah menurun, ini harus diperjelas dan diusut, jelas Sahputra.

Jika ada oknum yang ternyata benar-benar bersalah, harus ditindak tegas, Sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai yang mengatur soal penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi tercantum di Pasal 4. Melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00