FOKUS: #PEMBELAJARAN ERA PANDEMI

PPKM Level 3, Sekolah Aceh Barat Kembali Terapkan Belajar Daring

Suasana Sekolah Dasar di Kabupaten Aceh Barat, Senin (2/8/2021) pagi.jpg

KBRN, Meulaboh: Satgas penananganan Covid-19 Kabupaten Aceh Barat kembali memberlakukan proses kegiatan belajar mengajar di beberapa kecamatan secara daring online sejak tanggal 2-7 Agustus 2021.

Kepastian tersebut menindak lanjuti Intruksi Mendagri kabupaten/ kota di Indonesia 11 kabupaten/ kota yang menyebutkan bahwa kabupaten Aceh Barat merupakan satu (1) dari 11 kabupaten/ kota di Aceh yang masuk zona PPKM level 3.

"Inmendagri no 26 tahun 2021 tentang hasil Assement Level dan Zonasi  dimana Aceh Barat termasuk level 3 dan perlu adanya pengaturan proses belajar mengajar secara online," tertulis dalam edaran yang diterima rri.co.id, Senin (2/8/2021).

Atas dasar pertimbangan pengendalian penyebaran covid di wilayah Aceh Barat khususnya dalam proses kegiatan belajar mengajar maka Satgas menghimbau.

Proses kegiatan belajar mengajar di wilayah 4 kecamatan yakni Johan Pahlawan, Meureubo, Samatiga dan Kaway XVI dilaksanakan secara daring online mulai tanggl 02 sampai dengan 07 Agustus 2021.

Proses belajar mengajar diwilayah kecamatan lainya dilaksanakan dengan sistem shift kapasitas 50 persen. Surat Edaran tersebut berlaku bagi sekolah yang berada dalam kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten dan provinsi maupun Kemenag

Sekolah dengan proses pembelajaran dengan sistem boading (Asrama/Dayah) agar melaksanakan protkes dengan ketat dengan mempedomani SOP yang akan dibuat oleh Dinas Dayah Kabupaten.

Pengaturan detail kegiatan pelaksanaan prokes dilingkungan Sekolah agar dilaksanakan koordinasi ketat dengan Satgas PPKM Gampong masing-masing.

Apabila Terdapat siswa yang tekonfirmasi positif, mengalami Gejela Covid, atau terjadi kontak erat agar siswa yang bersangkutan melaksanakan Isolasi mandiri dan pihak sekolah wajib melaksanakan langkah-langkah antisipasi pencegahan penularan

Agar selalu mempedomani produk hukum terkait penanganan covid yang telah dibuat di level nasional, provinsi sampai dengan kabupaten.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00