22 Warga Binaan Lapas Kelas Tiga Sinabang Dapat Program Asimilasi

Kepala Lapas Sinabang Suparman, SH dan Cut Yessi Kasub Bimbingan Klien Dewasa Bapas kelas dua Nagan Raya. (Foto: Jenedi Rahman/RRI)

KBRN, Simeulue : Sebanyak 22 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas tiga Sinabang, mendapatkan program asimilasi covid-19. Mereka yang mendapatkan program ini dibebaskan dari tahanan dan berkumpul kembali dengan keluarga di rumah masing - masing, pada Rabu 28/7/2021.

Kepala Lapas Sinabang Suparman mengatakan, warga binaan yang mendapat asimilasi ini rata - rata mereka yang mendapatkan hukuman kurungan 4 tahun kebawah, dan sudah menjalani setengah masa hukuman.

" Yang kita bebaskan lebih banyak kasus umum seperti Narkoba. Tidak tersangkut teroris," ujar Suparman kepada awak media.

Pembebasan para warga binaan ini dikatakannya sudah melalui proses dan birokrasi yang sudah dari pihak Badan Pengawasan Lembaga Pemasyarakatan (Bapas).

Bebas karena mendaptkan program asimilisi bukan berarti tidak mendapatkan pengawasan dari pihak Lapas. Suparman menjelaskan mereka yang dibebaskan apabila diketahui melakukan unsur pidana lain, maka mereka akan dijebloskan kembali ke Lapas.

" Kalau dia (warga binaan) melakukan unsur pidana lain, Pidana baru akan dikenakan dan progam asimilasi covid-19 akan dibatalkan,"Pungkasnya.

Senada dikatakan, Cut Yessi, Kasub Bimbingan Klien Dewasa Bapas kelas dua Nagan Raya, bagi warga binaan yang dibebaskan karena mendapat program asimilasi ini, tidak boleh melanggar hukum, selalu menjaga prokes dan wajib lapor.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00