Masih Ada Sejumlah Desa di Simeuleu Belum Terakses Jaringan Komunikasi

KBRN Sinabang: Beberapa desa di Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh hingga  saat ini belum terakses jaringan telekomunikasi seluler.

Seperti Desa Ujung Harapan, Sanggiran dan Desa Lhok Bihao, Kecamatan Simeulue Barat, sudah sekian lama warga berada di kepulauan terluar itu tidak dapat menikmati mudahnya komunikasi lewat saluran telepon atau pun handphon.

"Jika ingin menelepon maka harus mencari lokasi ke luar desa atau tempat tinggi. Dua desa dampingan saya ini masih kesulitan, apalagi berada di kepulauan terpisah dari pusat kecamatan," kata Ibnu Khalis, S.Sos.I, Pendamping Lokal Desa, di Simeulue, kepada rri.co.id, Kamis (24/6/2021).

Selain itu, untuk menuju ke beberapa desa tersebut harus menempuh perjalanan jalur laut, yakni menaiki rakit swadaya masyarakat, padahal hanya estimasi 1 jam perjalanan dari pusat ibu kota Kecamatan Simeulue Barat.

Ia menyampaikan, bahwa desa dampingannya itu sebenarnya karakter masyarakat setempat sangat produktif dengan usaha sektor perikanan dan perkebunan, bahkan telah berhasil membangun BUMDes yang dikelola pemerintah desa.

"Melalui pengelolaan BUMDes, pemerintah desa berhasil membuat sebuah kapal nelayan yang bisa digunakan 20-30 orang nelayan. Sebab daerah tersebut mayoritas nelayan pencari gurita, mereka bisa bersama-sama," imbuhnya.

Kemudian juga ada pengembangan sektor perkebunan tanaman pinang betara program Bupati Simeulue, cengkeh, sawit dan tanaman hortikultura termasuk tanaman padi.

Ibnu Khalis, menyampaikan, kiranya pemerintah pusat dapat turun meninjau dan membantu penyediaan sarana dan fasilitas jaringan komunikasi untuk ratusan kepala keluarga warga di kepulauan itu.

Kemudian kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue dan Pemprov Aceh yang sudah merencanakan pembangunan infrastruktur jalan, diharapkan juga dapat segera memulai pembangunan jalan, sebab itu adalah hal mendesak warga.

"Melalui saya sebagai pendamping Lokal desa, warga selalu menaruh harapan aspirasi masyarakat di tiga desa ini dapat di dengar oleh pemerintah pusat untuk pembangunan jangka panjang Simeulue maju," demikian Ibnu Khalis.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00