Dinilai Tidak Transparan Kelola Dana Desa, Warga Busung Indah Tuntut Kepala Desa Mundur

KBRN, Simeulue : Warga Desa Busung Indah, Kecamatan Teupah Tengah, Simeulue, ramai - ramai datangi Kantor Desa menuntut Kepala Desa untuk mundur dari jabatannya. Lantaran, dinilai tidak transparan mengelola dana desa. Kamis (17/6).

Anton salah seorang warga kepada RRI mengatakan ada banyak hal yang membuat warga kecewa terkait kebijakan Kepala Desa itu. Salah satunya adalah mengenai dana desa untuk Penangulangan covid-19.

" Kepala Desa terlibat lansung dalam penggunaan dana covid pada tahun 2019. Dia sendiri yang membelanjakannya, Kepala Desa sendiri mengakui itu. Kami kecewa dia menyalagunakan wewenangnya sebagai Kepala Desa," Kata Anton.

Padahal dikatakannya, di desa ada Satgas Covid-19 yang sudah dibentuk. Di sana ada bidangnya masing - masing yang menangani hal itu. Tetapi, Kades tidak menyepakati terlebih dahulu dengan tim dan malah membelanjakan sendiri dana covid.

" Untuk itu kami menuntut Kepala Desa Mundur,  karena kami anggap Kepala Desa gagal menjalankan roda pemerintahan dan melayani Masyarakat,"Ujarnya.

Anton juga menuturkan bahwa Kepala Desa lebih mengutamakan kebijakannya sendiri tanpa melakukan koordinasi dengan tokoh - tokoh Masyarakat. Sementara kebijakannya tidak untuk kepentingan warga maka itu kebijakannya ditantang oleh warga.

Sementara itu M Kepala Desa mengatakan bahwa tidak semua tudingan itu benar adanya. Untuk itu ia meminta pihak - pihak yang menudingnya agar membuktikan. Apabila semua tudingan terhadapnya tidak terbukti maka ia akan melaporkan ke polisi atas pencemaran nama baik.

" Saya bersedia mundurkan diri apabila ada bukti yang nyata yang jelas yang bisa memberhentikan saya sebagai Kepala Desa, sebagaimana aturan yang berlaku. Apabila tidak ada bukti saya tidak bersedia mengundurkan diri dan saya akan menuntut kepala BPD karena pencemaran nama baik saya," Tegas Kepala Desa pada saat dilakukan mediasi di Kantor Desa setempat Oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang lansung dihadiri Kepala Dinas.

Hingga siang tadi Mediasi belum menemukan titik terang. Apakah Kepala Desa diberhentikan atau tidak. Kepala Dinas DPMD Simeulue Husen Alim mengaku nelum bisa mengambil keputusan sebab belum ada rekomendasi dari BPD desa.

" Belum ada rekomendasi. Barang kali kalau sudah ada rekomendasi kita tinggal kebijakan dan minta petunjuk pimpinan. Itu saja," Kata Husen Alim.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00