Forkopimda Aceh Barat Gelar Rakor Pengendalian Covid - 19 di Masjid

KBRN Meulaboh: Tim Satgas Pengendalian Penyebaran Covid-19 bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengumpulkan pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se- Aceh Barat untuk membahas tata cara pengendalian penyebaran Covid-19 di rumah  ibadah.

Kegiatan rapat koordinasi secara tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan itu berlangsung di posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, yakni Aula Makodim 0105/Aceh Barat, Rabu (5/5/2021).

Rakor ini dipimpin langsung Dandim 0105/Aceh Barat selaku Wakil Satgas Covid - 19 Aceh Barat, Letkol lnf Dimar Bahtera, S.Sos., M.A.P., yang juga dihadiri unsur Forkopimda serta Tim Satgas Covid - 19, pertemuan ini membahas persiapan - persiapan dan mengeluarkan seruan bersama terkait PPKM skala mikro.

"Saya selaku wakil ketua tim Satgas merupakan perpanjangan tangan dari Bupati Aceh Barat meminta kepada DKM maupun BKM yang hadir untuk dapat memastikan fasilitas ibadah agar benar - benar steril," kata Letkol Inf Dimar Bahtera dalam siaran pers diterima rri.co.id.

Dalam rapat ini mengkoordinasikan rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat sekaligus membahas bagaimana tata laksana ibadah di Masjid - Masjid sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid - 19.

Di samping Dandim 0105/ Aceh Barat ini juga meminta DKM dan BKM mengarahkan para jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan jaga jarak. Kemudian menganjurkan membawa perlengkapan sholat sendiri sampai mengatur tata laksana wudhu jangan sampai berkerumun saat menunggu giliran.

Selanjutnya, Dandim juga menjelaskan bahwa Tim Satgas Covid - 19 selama ini telah aktif memberikan himbauan - himbauan, bahkan kerap melakukan razia operasi protokol kesehatan ke cafe - cafe maupun warung kopi yang ada di Kota Meulaboh.

"Dan sejauh ini juga telah mengeluarkan ultimatum pencabutan izin usaha apabila ada oknum yang melanggar," tegasnya.

Sementara itu, Sekdakab Marhaban, S.E., yang mewakili Bupati Aceh Barat meminta masyarakat luas untuk pro aktif ikut mendukung upaya penerapan protokol kesehatan terlebih saat di luar Rumah.

Kata dia kejadian di negara lndia bisa di jadikan pembelajaran ataupun pengalaman, betapa ganasnya Virus Covid - 19 ini dan begitu cepatnya merenggut nyawa apabila sudah terpapar.

Hal senada juga disampaikan dari pihak Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dan dari Kemenag Aceh Barat, sebab keselamatan bersama merupakan nilai tertinggi. Dengan saling mengingatkan dan saling menjaga keselamatan merupakan bentuk ikhtiar yang harus dijunjung tinggi.

"Sebab di Arab pun dalam menjalankan ibadah shalat berjamaah saat ini di perketat protokol kesehatannya. dan sebagai kaum muslimin kita wajib dan harus mengikuti, sebab Arab adalah Kiblat umat lslam," sebut salah satu pemateri dalam pertemuan itu.

Turut hadir Kapolres AKBP Andrianto Argamuda, S.I.K., Sekdakab Marhaban, S.E., Dandempom IM/2 Meulaboh Letkol Cpm Muh. Wiryawan Radyanto, S.H., Kadiskes Syarifah Junaidah, S.K.M., Ketua MPU diwakili oleh Tgk. Sayuti Syuib, Ka Kankemenag Khairul Azhar, S.Ag., Sekretaris BKPRMI Tgk. Jadan, Kabag Ops Kompol lkmal, S.H., M.H., Pasi Ops Letda lnf Desman dan seluruh BKM se - Aceh Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00