Imigrasi Minta Warga Laporkan Jika Ada WNA India Masuk Aceh

KBRN Meulaboh: Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Meulaboh, meminta masyarakat melaporkan  jika mengetahui ada warga baru pulang dari India atau pun Warga Negara Asing (WNA) dari India di lingkungan tempat tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Meulaboh, Azhar, SH, MH, menyampaikan, hal tersebut dibutuhkan sebagai kontrol bersama terhadap keberadaan warga asing di Indonesia, apalagi berasal dari Negara cukup parah terkena Covid-19.

"Apakah dia WNA India, atau ada famili, tetangga di lingkungan kita yang mengetahui ada yang baru pulang dari India, kami minta dilaporkan ke Imigrasi," katanya kepada rri.co.id, Rabu (5/5/2021).

Apabila ada masyarakat atau badan usaha semisal perhotelan yang sengaja menyembunyikan WNA, secara aturan dan Undang-Undang Keimigrasian dapat dipidana 5 tahun kurungan penjara dan denda maksimal Rp500 juta.

Terlebih lagi saat ini India merupakan salah satu Negara terparah diserang virus Corona sehingga telah memberlakukan lokdownd untuk memutus pesebaran mata rantai Covid-19.

"Ini harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai kita semua terkena covid. Jalur kedatangan WNA atau saudara kita WNI bermacam, bisa transit ke India, bisnis jalur laut, itu harus kita kontrol," imbuhnya.

Azhar, menyebut bahwa selama ini wilayah perairan Barat Selatan Aceh, terdapat aktivitas bongkar muat berasal dari Negara India dengan PT Mifa Bersaudara, namun dalam satu bulan ini sudah berhenti.

Dalam beberapa hari terkahir, ke Aceh Barat juga ke datangan tamu WNA yang di bawa oleh pebisnis untuk Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, namun hanya untuk satu hari, WNA itu berasal dari China dan Malaysia.

"Itu tidak dilaporkan Pemda karena WNA ini tidak menginap di Aceh Barat. Tapi besar harapan kita ke depan, apabila ada tamu WNA, laporkan kepada kami," paparnya lagi.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Meulaboh, meliputi wilayah barat selatan Aceh, mulai dari Aceh Jaya, Aceh Barat, Simeulue, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00