Ada 238 Ribu Potensi Data Pemilih Ganda di Sumut

Herdensi Adnin

KBRN, Medan : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat ada ratusan ribu potensi data pemilih ganda di Sumut, yang harus diselesaikan statusnya sebelum pelaksanaan Pemilu 2024.

Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin  merincikan, pemilih ganda antarprovinsi potensinya masih cukup besar, yakni sekitar 238 ribu pemilih. Kemudian pemilih ganda antarkabupaten/kota sekitar 232 ribu, antarkecamatan ada 22 ribu, dan antarkelurahan 28 ribu. Ditargetkan pembersihan data pemilih dimulai Oktober 2022 dan selesai Juni 2023. 

"Ini kan harus kita selesaikan statusnya, apakah kita coret atau kita pertahankan," kata Herdensi dalam rapat koordinasi persiapan Pilkada Serentak 2024 bersama Gubernur Sumut dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di  Medan, Kamis (18/8/2022).

"Misalnya untuk memperbaiki pemilih ganda antarprovinsi kami harus berkoordinasi dengan Capil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil), apakah dia masih berdomisili di Sumut atau di luar Sumut. Kalau dia berdomisili di luar Sumut maka akan kami coret dia di Sumut," sambungnya.

Herdensi menuturkan, dalam pemutakhiran data pemilih ini, KPU Sumut akan berkordinasi dengan Disdukcapil Sumut untuk dapat melakukan penghapusan data pemilih ganda.

"Jadi memang data pemilih itu ada di KPU tapi sumber data ini ada di Capil," jelas Herdensi.

Mengenai pemutakhiran data pemilih, Bawaslu mendorong KPU dengan Dinas Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk memastikan hal tersebut. 

"Karena jika ini tidak diselesaikan akan terjadi pelanggaran penggunaan hak pilih pada Pemilu 2024. Dukcapil kita harus membuka akses KPU agar bisa mengidentifikasi warga negara yang sudah memenuhi hak pilih, bisa didorong KPU untuk ikut memilih, " kata Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rasahan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar