KPU Medan Siapkan Tim Hukum Hadapi Gugatan

Kordinator Divisi Hukum KPU Medan Zefrizal (int)

KBRN, Medan: Komisi Pemilihan Umum Kota Medan telah menunjuk firma hukum Pencerah sebagai kuasa hukum yang akan mendampingi mereka menghadapi gugatan sengketa Pilkada Medan 2020 di Mahkamah Konstitusi.

Gugatan itu dimohonkan oleh tim pemenangan pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Medan, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi -AMAN.

Kordinator Divisi Hukum KPU Medan, Zefrizal, menyatakan saat ini pihaknya tengah berkordinasi secara intensif dengan para advokat dari firma hukum Pencerah untuk menyusun jawaban-jawaban yang akan mereka sampaikan guna mematahkan dalil-dalil yang diajukan tim pemenangan Akhyar-Salman selaku pemohon. 

Untuk mendukung jawaban-jawaban itu, pihaknya juga sudah mengumpulkan dokumen-dokumen yang layak dijadikan barang bukti. Mereka pun terus berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan di 21 kecamatan yang ada di Medan, utamanya di 15 kecamatan yang hasil perhitungan suaranya menjadi pokok permohonan oleh pemohon.

"Kami optimis dengan dokumen yang ada, kami dapat menjawab seluruh gugatan yang diajukan pemohon," sebut Zefrizal kepada RRI, Kamis (21/1/2021)

Dalam rangka mengumpulkan dokumen tersebut, sambung Zefrizal, pihaknya telah mendapatkan surat dinas dari KPU RI yang memperbolehkan jajaran KPU di daerah untuk membuka kotak suara tersegel hasil rekapitulasi beberapa waktu lalu. Namun sejauh ini, Zefrizal mengaku pihaknya belum perlu melakukan hal tersebut.

"Kita rasa belum perlu. Tapi sudah dipersilahkan oleh KPU RI jika memang dibutuhkan," tukasnya. 

Sementara terkait adanya persoalan politik uang yang menjadi salah satu pokok permohonan gugatan, menurut Zefrizal,masih harus dibuktikan di Mahkamah Konstitusi. Pihak pemohon yang mendalilkan adanya persoalan itu, disebutnya menjadi pihak yang paling bertanggungjawab untuk membuktikan dalil tersebut.

"Kita masih wait and see dulu," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00