KPU Izinkan Kotak Suara Pilkada 2020 Dibuka Kembali

Ketua KPU Sumut Herdensi Adnin (int)

KBRN, Medan: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia mengizinkan jajarannya di daerah untuk membuka kembali kotak suara Pilkada Serentak 2020 yang sudah disegel pasca-rekapitulasi perhitungan suara beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Sumatera Utara, Herdensi Adnin, menjawab RRI pada Kamis (21/1/2021).

Menurut Herdensi, izin membuka kotak suara diberikan untuk kebutuhan mengumpulkan alat bukti yang akan digunakan untuk menghadapi gugatan sengketa pilkada yang diajukan sejumlah pasangan calon ke Mahkamah Konstitusi. 

Namun untuk pembukaan kotak suara itu, jajaran KPU di daerah diminta untuk berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu dan juga Kepolisian.

"Tapi tetap harus berkordinasi dengan Bawaslu dan Polisi untuk alasan keamanan," sebut Herdensi. 

Di Sumatera Utara sendiri, kata Herdensi, dari 23 kabupaten dan kota yang melaksanakan pilkada pada 9 Desember 2020 lalu l, sebanyak 11 diantara berujung pada gugatan di Mahkamah Konstitusi. Yakni Kota Medan, Karo,  Tanjung Balai, Asahan, Labuhan Batu dan Labuhanbatu Selatan. 

Kemudian Kabupaten Mandailing Natal,  Tapanuli Selatan, Nias, Nias Selatan dan Kabupaten Samosir. 

"Kita dari KPU Provinsi dan KPU RI juga akan melakukan supervisi khusus kepada teman-temab yang menghadapi gugatan tersebut," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Mahkamah Konstitusi telah menerima sebanyak 132 perkara sengketa hasil pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu. Dari 132 perkara itu, tujuh perkara di antaranya terkait pemilihan gubernur, 112 perkara pemilihan bupati dan 13 perkara pemilihan wali kota. Mahkamah Konstitusi dijadwalkan akan melaksanakan persidangan dengan agenda pemeriksaan pendahuluan atas 132 perkara tersebut pada 26 Januari hingga 29 Januari 2021 mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00