Kerap Buat Resah Warga, Kafe di Belakang Kampus Unika Santa Thomas Bakal Ditutup

Camat Medan Selayang Viza Fandhana.

KBRN, Medan: Sejumlah warga Jalan Setia Budi Medan, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, mendantangi kantor Kecamatan Medan Selayang, Selasa (18/1/2022).  Mereka mendesak pihak kecamatan  segera menindak kafe yang beroperasi di Jalan Setia Budi, Gang Bersama, Lingkungan XII, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang yang kerap menimbulkan keresahan di tengah permukiman masyarakat.

Camat Medan Selayang, Viza Fandhana, mengaku telah meneruskan laporan warga tersebut ke dinas terkait untuk melakukan penindakan terhadap kafe-kafe yang kerap menjadi biang keresahan masyarakat. Viza mengatakan pihaknya diminta warga untuk menindak dua kafe yakni Kafe Nagantang dan Kafe Jambu.

"Tadi pagi menjelang siang kita menerima kunjungan warga dan mereka meminta untuk menutup Kafe Nagantang dan Kafe Jambu. Dan saya sudah membuat surat kepada Satpol-PP dan Dinas Parawisata untuk menindaklanjuti permohonan dan permintaan warga agar segara ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Viza menjelaskan warga mengaku kerap menjadi korban saat kedua kafe tersebut bertikai dan puncaknya pemilik Kafe Nagantang berinsial HMS menganiayaa seorang warga bernama Juang Parlindungan Naibaho dengan menggunakan senjata airsoftgun.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendampingi saat eksekusi dua kafe tersebut. Harapannya warga lingkungan di situ dapat hidup dengan nyaman dan tentram sehingga tidak terjadi lagi hal-hal serupa hingga mengakibatkan kerusuhan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, pada Minggu (16/1/2022) dini hari. Dari hasil penyelidikan sementara pihak kepolisian menyebut insiden penembakan itu diawali saat pelaku dengan korban terlibat cekcok. Pelaku HMS lalu menembak korban sebanyak enam kali dengan menggunakan airsoftgun.

Usai mendapat luka tembak, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis setelah beberapa proyektil bersarang di pipinya dan beruntung tim dokter berhasil menyelamatkan nyawanya usai serangkaian operasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar