Guru SD di Kabupaten Toba Meninggal Dengan 24 Luka Tusuk

KBRN, Toba: Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Binatua Lobu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, bernama Marta Lena Butarbutar (42) ditemukan tewas pada Senin 24 Mei lalu. Korban diduga dibunuh, sebab terdapat 24 luka tusukan benda tajam di seluruh bagian tubuh.

Dari informasi yang dihimpun

korban merupakan seorang janda yang tinggal sendirian. Jasadnya pertama kali ditemukan kakak kandungnya Marudut Butarbutar, kebetulan rumah keduanya berdekatan.

Kecurigaan Marudut bermula dari 

kejanggalan melihat lampu rumah sang adik masih menyala, padahal hari sudah siang. Marudut lalu menyuruh anaknya Jaya Butarbutar  melihat kediaman korban.

Akan tetapi saat baru tiba di depan pintu rumah korban, Jaya melihat ada bekas tapak kaki berbercak darah di rumah korban. Jaya lantas memberi tahu orangtuanya. Mendapat informasi itu Marudut berlari menuju rumah adiknya itu. Di sana dia menyaksikan korban sudah tewas bersimbah darah.

Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir saat dikonfirmasi membenarkan kematian korban.

" Benar," ujar Bungaran, Rabu (26/5).

Pihaknya kata Bungaran sudah melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memvisum korban.

"Melalui (Visum) RSUD Porsea bersama Tim Inavis Reskrim Polres Toba, korban mendapat 24 luka tusukan pada bagian kepala, perut, dada, lengan, payudara, punggung dan ketiak,” uajrnya.

Saat ini kata Bungaran, polisi terus memburu terduga pembunuh korban, sejumlah saksi diperiksa  dan barang bukti telah dikumpulkan. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00