Modus Ijin Pangkalan Gas Elpiji, Pria di Taput Tertipu

KBRN, Taput: Setelah melarikan diri selama kurang lebih tiga tahun, akhirnya Satreskrim Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus tersangka MTS, Warga Desa Hutabayu Kabupaten Simalungun rabu (20/1/2022).

Tersangka MTS di tangkap Sat Reskrim Polres Taput, karena melakukan penipuan atas diri korban Reflon Siregar, Warga Desa Sipahutar 3 Kecamatan Sipahutar Taput,  dengan modus tersangka mampu mengurus ijin pangkalan Elpigi di Kecamatan Sipahutar, Taput.

Saat di periksa penyidik, tersangka mengakui perbuatannya, melakukan penipuan uang senilai Rp 80 juta kepada korban untuk biaya mengurus ijin pangkalan gas Elpigi di Kecamatan Sipahutar atas nama korban. 

Kejadian ini terjadi pada bulan Agustus 2018. Antara tersangka dengan korban saling kenal, karena teman tersangka Viktor Sinaga dan Ramlan Sinaga keduanya Warga Kabupaten Simalungun memperkenalkan keduanya. Setelah saling kenal, tersangka menemui korban ke Sipahutar pertama sekali tanggal 2 September 2018. Saat terjadi pembicaraan korban menyerakan uang sebesar Rp 40 juta.

Kemudian tanggal 13 Desember 2018, tersangka menjumpai korban ke Sipahutar dan menerima uang lagi dari korban Rp 25 Juta dengan alasan  ijin sudah mulai di proses oleh pertamina. 

Pada tanggal 18 Desember 2018, lewat telepon  tersangka menghubungi korban agar mentransfer Rp 15 juta melalui rekening. Karena tidak ada respon, akhirnya korban pun kesal dan sadar jika telah tertipu dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Taput.

Kasi Humas Polres Taput, Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa tersebut. Pada tanggal 19 mei 2019 yang lalu korban RS melapor ke polres Taput. 

"Setelah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, tersangka pun melarikan diri. 

Tim kita tidak berhenti untuk mencari keberadaan tersangka dan minggu yang lewat kita mendapat informasi berada di provinsi Lampung," ungkapnya.

Kemudian tim dari Satuan Reskrim berangkat ke Lampung dan akhirnya berhasil meringkus tersangka dari persembunyiaannya pada 17 Januari 2022. Tersangka diboyong ke Polres Taput untuk kepentingan penyidikan. Saat ini tersangka masih tetap dalam pemeriksaan,  untuk menggali keterangan tambahan terkait ada tidaknya pihak lain terlibat dalam peristiwa tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar