Dalami Dugaan Penganiayaan Napi, Ombudsman Panggil Kalapas Tanjung Gusta Medan

KBRN, Medan : Ombudsman RI Perwakilan Sumut masih terus mendalami kasus dugaan penganiayaan warga binaan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta Medan yang videonya viral di media sosial. Bahkan, Ombudsman sudah mengundang Kepala Lapas Tanjung Gusta, Kelas-I Medan guna menindaklanjuti kasus tersebut.

"Ya, surat undangan sudah kita kirim. Dijadwalkan pertemuannya  pada Jumat (24/9/2021)," jelas Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar, di Medan, Rabu (22/9/2021).

Abyadi berharap Kepala Lapas Kelas-I Medan kooperatif dan hadir di Kantor Ombudsman Jalan Sei Besitang Medan.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan James Panggabean menambahkan, langkah mengundang Kepala Lapas ini untuk mendalami terkait dugaan adanya penganiayaan dan pungutan liar (pungli) terhadap warga binaan Lapas Tanjung Gusta Medan, sebagaimana yang disampaikan dalam video yang viral tersebut. 

"Kita mendalami dugaan penganiayaan dan pungli," ujarnya.

Diketahui, mencuatnya dugaan penganiyaan dan pungli di Lapas Tanjung Gusta setelah beredarnya video seorang pria yang merupakan narapidana Lapas Tanjung Gusta Medan, mengalami luka lebam-lebam di tubuhnya.

Dalam video disebutkan peristiwa dugaan penganiayaan itu  terjadi di Lapas Tanjung Gusta Medan.

"Inilah tindakan pegawai Lapas Kelas I Medan," kata pria dalam video.

Pria dalam video juga menyebut adanya pungutan liar (Pungli). Mereka diminta uang Rp 30 hingga Rp 40 juta untuk bisa keluar dari tempat tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00