Resep Daun Ubi Tumbuk

KBRN, Medan: Sayur ubi tumbuk  dapat dikatakan sayur legenda di Sumatera Utara. Orang Sumut menyebut daun singkong dengan  ubi. Sesuai dengan namanya, bahan dasar daun ubi tumbuk adalah terbuat dari daun ubi.

Setiap orang yang tinggal di wilayah ini pasti mengenalnya. Selain paduan rasa gurih, rasa daun ubi tumbuk juga beda dengan masakan lainnya karena adanya kincung atau rimbang. Rugi kalau tidak mencoba membuatnya. Pas untuk menu buka puasa.

Berikut bahan dan langkah membuatnya.

Bahan-bahan

  1. 1 ikat daun singkong muda, petiki
  2. 50 gr rimbang/tekokak/cempokak
  3. 1 bunga kincung/kecombrang, ambil bagian dalamnya
  4. 500 ml santan encer
  5. 500 ml santan kental
  6. 1 batang sereh, geprek, simpulkan
  7. 1 sdm teri nasi, cuci, tiriskan
  8. Secukupnya garam
  9. Bumbu:
  10. 5 buah cabe merah
  11. 7 buah cabe rawit
  12. 6 siung bawang merah
  13. 1 ruas jari jahe
  14. 1 ruas jari lengkuas

Langkah

  1. Tumbuk daun singkong bersama-sama rimbang, kincung, dan bumbu-bumbu. Gunakan lumpang/lesung. Numbuknya jangan terlalu halus, sedang-sedang saja. Salin ke wadah bersih.
  2. Jerang santan encer di wajan bersama serai dan ikan teri sampai mendidih. Masukkan daun singkong yang sudah ditumbuk. Tutup. Biarkan sekitar 8 menitan/sampai daun singkong lembut.
  3. Jika sudah lembut, tuangkan santan kental. Tambahkan garam. Aduk rata. Didihkan. Tes rasa. Masak sebentar saja sampai langu santan hilang. Salin ke wadah. Sajikan.
  4. Note: 1. Kalau daun singkong beli di warung, beli 2 ikat. Pilih pucuknya dan 2-3 tangkai di bawah pucuk. 2. Kalau tidak ada lesung, bisa menggunakan cobek. Tumbuk secara bertahap.
  5. 3. Bisa juga menggunakan blender, secara bertahap juga. Tapi tekstur dan warna tidak sebagus ditumbuk dengan lesung/cobek. 4. Kalau pakai blender, pisahkan proses menghaluskan bumbu (cabai, bawang, dll) dengan bahan sayur (daun singkong, rimbang, kincung), agar warna sayur tidak menghitam.
  6. 5. Jangan terlalu lama merebus daun singkong di santan, jika santan sudah hilang bau langu, segera matikan api.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00