Mie Aceh Perkaya Kuliner di Kota Medan

Mie Aceh.

KBRN, Medan: Secara geografis, Aceh dan Medan letaknya berdekatan atau berbatasan langsung, dan jarak tempuh dari Kota Medan ke wilayah paling barat Indonesia itu juga tidak cukup jauh, hanya membutuhkan waktu sekitar 10 jam paling lama.

Kedekatan wilayah ini ternyata menjadi salah satu keuntungan secara ekonomi bagi banyak orang, termasuk warga Aceh, terutama yang mengembangkan usaha warung makan yang menyediakan kuliner khasnya, yaitu mie Aceh.

Bagi masyarakat Kota Medan, mie Aceh tentu bukan jenis makanan yang asing atau mungkin tidak diketahui. Karena, kuliner khas Serambi Mekkah ini sudah sejak lama bercokol dan berkembang, bahkan melegenda di Tanah Deli serta di daerah lain di Sumatera Utara.

Tidak hanya berkembang secara kuantitas, karena hampir di seluruh pelosok Kota Medan mie Aceh ini tidak sulit ditemukan, tapi kekhasan rasa bumbu-bumbunya juga mampu membuat banyak pelanggan sulit untuk melupakan kelezatannya.

Salah seorang pedagang mie Aceh, Muhammad Zainal mengatakan, mie Aceh itu mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki penjual-penjual mie lainnya, terutama bumbunya.

Kata dia, bumbu yang dipakai untuk memasak mie Aceh terbuat dari beragam rempah-rempah, yang dicampur dan hasilnya mempunyai aroma dan rasa yang khas.

“Ia bang, bumbunya yang membuat Mie Aceh ini semakin banyak digemari orang-orang, termasuk di Kota Medan,” kata Zainal yang sudah lima tahun tinggal di Kota Medan dan bekerja di salah satu rumah makan yang menyediakan mie Aceh di Jalan Purwo, Kecamatan Medan Perjuangan, Medan, Sabtu (26/12).

Masih kata Zainal, bumbu mie Aceh ini jadi pembeda, karena mie yang selalu diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional sebenarnya banyak kesamaan pembuatannya dengan mie yang lainnya.

Jackson Simanjuntak, seorang pelanggan, yang mengaku sangat banyak menggemari kuliner-kuliner yang ada di Kota Medan, termasuk mie Aceh. Menurut dia, selain bumbunya yang khas, tekstur makanannya yang terdapat di dalam sajian mie Aceh itu juga sangat lembut, sehingga mudah makan.

“Bumbunya yang memang khas membuat mie Aceh enak dimakan, apalagi bahan-bahan juga lembut-lembut jadi semakin nikmat untuk dikonsumsi, termasuk daging-dagingnya,” kata Jackson yang mengaku juga sudah sering mengkonsumsi mie Aceh.

Keunikan-keunikan itu juga lah yang membuat mie Aceh ini banyak digandrungi para pencinta kuliner. Dan memang, sudah sekian lama jenis makanan ini memperkaya wisata kuliner di Kota Medan, seperti Durian, Sea Food dan masih banyak lagi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00