Fun Touring Generasi 125 Ajang Pembuktian Performa

KBRN, Medan: Touring Generasi 125 hadir juga di Medan setelah diadakan di wilayah Jawa dan Kalimantan.

Pada Selasa 27 Oktober 2020, touring ini menggunakan skutik 125 cc Yamaha yang ber-tagline “Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren” itu menjelajahi alam Brastagi dengan menerapkan aturan protokol kesehatan.

Dimulai dari Domonico Coffee, Jalan Adam Malik, Medan, peserta yang terdiri dari media, blogger, vlogger, dan konsumen muda mengendarai Freego, Mio S, X-Ride, dan Fino menuju Gundaling Farmstead, Brastagi, Tanah Karo. 

Untuk mencapai Gundaling Farmstead, peserta menelusuri jalur menantang yang menanjak namun dapat ditaklukan dengan ketangguhan skutik 125cc Yamaha.

Selain berkendara merasakan kualitas Freego dan Mio S, X-Ride, dan Fino, mereka menyaksikan pesona beragam titik alam menarik seperti bukit dan lembah di kawasan Brastagi.

Gandhy November sebagai salah satu peserta memberikan kesan-kesannya selama perjalanan tersebut. Menurutnya, meskipun merupakan kegiatan touring yang cukup jauh, tetapi ia tetap dapat menikmati perjalanannya.

"Semua dibayar lunas dengan indahnya pemandangan dari Panatapan, bisa melihat perkampungan dan pegunungan lainnya juga. Saya pun jadi semakin tahu kalau Yamaha FreeGo itu bandel, kuat dan irit,” kata Gandhy.

Gandhy menambahkan, sewaktu sampai tanjakan PDAM Tirtanadi, ia merasa tertantang untuk mengetes kemampuan menanjak Yamaha FreeGo yang dia kendarai.

“Ternyata Yamaha FreeGo yang saya gunakan berboncengan dengan Adit yang berat badannya 110 kilogram, enteng saja melalui tanjakan yang cukup tinggi ini. Yamaha memang jago banget saat tanjakan,” jelas dia.

Tauko Tembung, selegram peserta touring tersebut mengungkapkan, skutik 125 Yamaha memang mantap sesuai dengan semboyannya Pasti Kuat, Pasti Nanjak, Pasti Irit dan Pasti Keren, produk-produknya layak bertarung di pasaran.

”Saya menggunakan Freego dalam touring ini, bahan bakarnya irit, nyaman saat melewati tikungan dan tanjakan, tenaganya bagus,” ucapnya.

Tauko Tembung mengatakan, sepeda motor berkubikasi 125 CC tersebut memiliki fitur yang menunjang kebutuhan penggunanya, khususnya untuk kegiatan touring dan kebutuhan masyarakat perkotaan.

Bagasi seluas 25 liter menunjang untuk membawa barang dan peralatan milik penggunanya, hingga keberadaan electric power socket untuk mengisi daya smartphone milik penggunanya.

Pengalaman lain lagi dirasakan Ozie. Menggunakan Yamaha Mio S, Ozie terkesan dengan hematnya konsumsi bahan bakar.

Dia bercerita, karena perjalanan yang ditempuh dari Medan ke Gundaling Farmstead, Brastagi, Tanah Karo hingga kembali ke Medan hampir 170 km, maka dirinya dan teman-temannya mengisi penuh BBM di semua motor yang digunakan.  

“Kita isi full semua. Takut kalau nanti di perjalanan kehabisan BBM karena jaraknya jauh banget. Eh ternyata, sampai di Medan, jarum penunjuk BBM masih menunjukkan setengahnya aja. Ini luar biasa. Irit banget motor Yamaha,” ucap Ozie.

Beda lagi pengalaman yang didapat dari Wanda Wandow. Pria yang murah senyum dan selalu ramah ini menggunakan Yamaha Fino.

“Saya pakai Yamaha Fino, nggak usah ditanya nyamannya. Jelas nyaman sekali. Dan yang paling penting, saya bisa foto dengan Yamaha Fino di Hill Park. Sesuatu banget kan, saya suka desainnya,” papar Wanda. 

Sementara itu GM Marketing PT Alfa Scorpii, Joni Lie mengucapkan selamat kepada para peserta, bahwa kegiatan tersebut berjalan lancar dan tanpa mengalami kendala apa pun.

Joni Lie juga memberikan apresiasi kepada para rider yang punya inisiatif mengadakan touring secara mandiri dengan menerapkan aturan protokol kesehatan. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00