NPC Sumut Siap Sentralisasi Latihan Menuju New Normal

KBRN, Medan: Rencana pemerintah provinsi Sumatera Utara memberlakukan penerapan 'tatanan kehidupan baru’, atau new normal pada pandemik Covid 19, membuat sejumlah sektor melakukan persiapan pergantian dari status masa darurat.

Termasuk di sektor bidang olahraga, sentralisasi latihan akan kembali diterapkan jika pemerintah Sumut memutuskan perberlakukan tatanan kehidupan baru. Menanggapi hal itu ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumut Alan Sastra Ginting masih tetap menunggu putusan resmi dari pemerintah terkait akan diberlakukan tatanan kehidupan baru di masa pandemik Covid 19. Jika latihan sentraliasi kembali diberlakukan dan latihan mandiri ditiadakan, Alan tetap akan memberlakukan protokol kesehatan dalam sesi latihan perdana nanti.

"Mungkin awal Juli nanti NPC Sumut akan ikuti aturan pemerintah Sumut khususnya dispora. Kami diundang dispora tanggapi new normal. Secara otomatis bisa latihan biasa, namun tetap ikuti aturan protokol. Jika kita memanggil atlet kembali ikuti program PPI harus ikuti aturan yang ditetapkan pemerintah," jelas Alan, Senin (29/6).

Dalam waktu dekat pengurus juga akan berkoordinasi dengan seluruh pelatih cabang olahraga sebelum melakukan latihan sentralisasi di masing – masing cabor. Alan juga meminta semua pelatih dan atlet tetap mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah setelah ‘tatanan kehidupan baru’ kembali diterapkan untuk olahraga Sumut.

"Kita akan menjalin komunikasi dengan semua pelatih, kalau kita akan lakukan latihan seperti biasanya sebelum pandemik Covid 19,” kata Alan.

Rencana penerapan ‘tatanan kehidupan baru’ juga mendapat apresiasi dari salah satu atlet atletik NPC Sumut Eko Saputra. Peraih perak Asian Para Games 2018 ini masih menunggu arahan dari pengurus dan pelatih terkait jadual dimulai latihan gabungan dengan atlet lainnya. 

"Bagus sih kalau ada latihan sama lagi, tetapi tetap mengikuti intruksi dari pusat maupun provinsi dalam menjalankan protokol kesehatan seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, dan tetap jaga jarak,” jelas Eko.

Menurut atlet yang kini sedang persiapan jangka panjang menuju ASEAN Para Games 2021 ini, latihan gabungan tentu lebih maksimal ketimbang latihan mandiri yang selama ini dijalani atlet selama pandemik Covid 19. "Kalau NPC Sumut memanggil atlet ke Medan, ya sangat setuju. Supaya pelatih bisa pantau langsung atlet dan latihan lebih maksimal dari saat ini. Saya sih siap ikut latihan,” ucapnya.

Latihan gabungan juga membuat latihan lebih fokus karena langsung dalam pantauan pelatih ketimbang latihan mandiri di rumah. "Sisi positifnya ya bisa lebih konsentrasi latihan dan pelatih bisa pantau latihan atlet. Kalau sendiri gini banyak atlet yang kurang maksimal latihan," jawab Eko. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00