Noken dan Ukiran Patung Suku Kamoro Sambut Kedatangan Kontingen PON di Bandara Mimika

KBRN, Timika: Noken dan Ukiran Patung dua suku besar di Kabupaten Mimika, yakni Amungme dan Kamoro diserahkan secara simbolis kepada para perwakilan kontingen provinsi yang tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX Papua. 

Simbolis dilakukan secara resmi di Bandara Mozes Kilangin, Mimika pada acara penyambutan Sabtu (2/10/2021). Penyerahan sekaligus pengalungan noken dan ukiran patung diserahkan panitia PB PON cluster Mimika melalui wakil ketua I, Yanosasari dan wakil ketua II, Syarial.

Selain sebagai cinderamata kepada tamu terhormat, dikatakan Yanosa bahwa noken yang menjadi warisan dunia diakui Unesco ini telah menjadi identitas warga Papua. 

“Noken ada yang asli dibuat dari rotan ada juga dari kulit. Itu gunanya untuk mengisi sesuatu. Itu biasa digunakan masyarakat Papua biasanya untuk bertani, berkebun, mereka punya hasil. Ini juga bisa kita isi buku, handphone. Dan noken ini sudah diakui sebagai warisan dunia," ujarnya. 

Kemudian ukiran patung dari bahan dasar kayu juga sebuah kerajinan tangan maayarakat Mimika, khususnya suku Kamoro yang menetap di pesisir pantai. Termasuk juga ukiran patung suku Amungme yang menetap di wilayah pegunungan. 

“Itu patung ukiran dua suku besar, Amungme yang ada di arah pegunungan dan Kamoro arah pantai,” katanya. 

Sementara salah satu kontingen perwakilan DIY, Noben Yogi Utomo mengaku senang mendapat sambutan hangat dari panitia. Termasuk cinderamata berupa noken dan patung ukiran yang syarat penuh makna. 

“Saya sangat mengapresiasi sambutan dari tuan rumah. Ini sangat mengenang sekali untuk kita, apalagi ini pertamakali saya kemari," ujar Yanosa. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00