Pendekar Medan Target Emas Di PON 2020

KBRN, Medan: Pesilat kota Medan Rahma Dayanty yang akan mewakili Sumatera Utara, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua Oktober mendatang.

Rahma memasang target medali emas, setelah pada PON 2016 hanya meraih perunggu. Wanita yang akrab disapa Rahma ini memulai debutnya di cabor bela diri pencak silat karena dalam dirinya tersimpan jiwa petarung. 

"Waktu kecil suka berantam karena saya tomboy. Saat menimba ilmu di MTsN 1 Model Patumbak kebetulan ada pelajaran ekstra kulikuler pencak silat.  Dari disitulah mulai mengenal bela diri yang berasal dari leluhur tanah air.  Lama kelamaan semakin fokus latihan untuk memperdalam ilmu pencak silat sehingga membuat tubuh sehat dan akhir menorehkan prestasi", ujar pendekar yang berdomisili di Jalan Garu 3 Medan ini, Selasa (21/9/2021).

Atlet dengan postur tubuh setinggi 168 cm ini kembali tergabung dalam kontingen Sumut untuk berlaga di PON XX/2021 Papua. Pendekar asal perguruan Walet Putih ini merupakan satu-satunya atlet Medan dari 9 atlet yang tergabung di Sumut untuk unjuk prestasi di pesta olahraga tanah air yang digelar empat tahun sekali.

"Gak ada yg perlu terlalu diwaspadai pada pertandingan nantinya, hanya saja setidaknya 50% kita bisa membaca permainan lawan-lawan yang dihadapi, bisa kita lihat melalui youtube dan banyak tryout-tryout yang dilaksanakan. Dari situ bisa belajar antisipasi atau yang lebih penting mempertajam senjata kita sendiri. Sesuai dengan pernyataan ketua IPSI Medan Pak Enjang seorang atlet harus menanamkan mental juara. Untuk target PON tahun ini,  Insya Allah meraih emas", sebut pendekar di bawah binaan pelatih Agung Ramadhan,

Afriansyah dan Sutrisno.

Wanita kelahiran 17 Februari 1996 ini bersama rombongan akan berangkat ke Papua pada 2 Oktober dan akan bertanding pada 6-12 Oktober mendatang. Rahma akan bertarung di kelas D Putri (60-65 kg).

"Saya mohon doa masyarakat Sumut,  khusus keluarga besar IPSI Kota Medan dan perguruan Walet Putih sehingga memperoleh hasil maksimal berupa keping emas dapat terwujud", pungkas penyandang sabuk coklat ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00