Deputi Lalitbang BKKBN Ajak UMSU Ikut Perangi Stunting

KBRN, Medan : Deputi Lalitbang BKKBN, Prof.drh M. Rizal Damanik, M. Rep. Sc, Ph.D  mengajak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara  ikut terlibat dalam program percepatan penurunan angka stunting di Sumut. 

Rilis yang diterima rri.co.id, Sabtu (23/10/21). Pernyataan itu disampaikan saat melakukan kunjungan silaturrahim ke Kampus Pascasarjana UMSU, di Jalan Denai, Medan, Jumat (22/10/21).

"BKKBN ingin melibatkan  UMSU untuk ikut terlibat  berpartisipasi dalam Progran Percepatan Penurunan Angka Stunting (PPAS) di Sumatera Utara," ungkap Prof.drh M. Rizal Damanik, M. Rep. Sc, Ph.D  yang didampingi Plt.Kepala BKKBN Prof.Sumut - Dra. Rabiatun Adawiyah, MPHR, Sekretaris Perwakilan BKKBN Prov.Sumut - Yusrizal Batubara, S.Sos, T. Lafalinda, Kabid  Litbang, Ari Adpin, Koordinator Bidang Dalduk, Syamsu Rizal Lubis, SH, S.Sos,M.H.

Prof. drh. M. Rizal Damanik, M. Rep. Sc, Ph.D, menjelaskan angka stunting  masih terbilang sangat tinggi mencapai 27,67 persen. Melalui  PPAS diharapkan bisa segera turun menjadi 14 persen pada Tahun 2024.

"Pencapaian target  ini bukanlah sesuatu yang mudah, maka perlu keterlibatan banyak pihak, termasuk kampus diharapkan ikut berperan dalam penurunan angka stunting," katanya.

Lebih lanjut, PPAS yang diluncurkan BKKBN bisa disandingkan dengan program pengabdian masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata Tematik  Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Untuk pelaksanaan PPAS di daerah sendiri nantinya masing -masing akan dipimpin oleh sekertaris daerah  baik di tingkat provinsi, demikian juga di kabupaten/ kota.

Sementara Rektor UMSU, Prof.Dr. Agussani, MAP, mengaku, pihaknya siap berkolaborasi dengan BKKBN dalam memerangi kasus stunting di Sumut. 

"Selama ini UMSU telah banyak melaksanakan program pendampingan  dan pemberdayaan masyarakat antara lain pendampingan dan  pengembangan wisata sawah  Desa Pematang Johar  Deli Serdang,"

ungkap Rektor yang didamping WR III, Dr Rudianto, MSi, Wakil Dekan III FKIP, Dr. Dewi Kurniawati, Nst, dan Humas. (arguanda pribadi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00