Walikota Medan Ingatkan Kepsek Jangan Pungli dan Selewengkan Dana BOS

KBRN, Medan: Menyikapi intruksi presiden Joko Widodo kepada seluruh jajaran pejabat daerah untuk menidak pelaku Pungutan Liar (Pungli) di kalangan pemerintah,  Wali Kota Medan Bobby Nasution mengingatkan kepada seluruh bawahannya untuk bekerja profesional sesuai tugasnya masing – masing. Mantu presiden ini meminta seluruh  struktur jajaran Pemerintah Kota (pemko) Medan agar tidak ada satupun oknum yang melakukan bahkan terlibat langsung dalam tindak pidana pungli.

"Jangan ada pungli di setiap struktur di jajaran Pemerintah Kota Medan sampai paling bawah," ucap Bobby Nasution, Senin (21/6) lalu.

Bobby juga menyoroti permasalahan pungli yang terjadi di segala bidang termasuk bidang pendidikan. Ditegaskannya, agar tidak menjadikan pendidikan sebagai tameng untuk melakukan pungli khususnya pada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bobby pun mengingatkan seluruh jajaran OPD di Kota Medan utnuk tidak menyelewengkan anggaran daerah, apalagi di tengah pandemi covid -19 saat ini, seluruh anggaran difokuskan pada penanganan covid di Indonesia.

"Oleh karena itu saya selalu ingatkan, ini yang paling banyak masalah dana BOS. Saya selalu ingatkan ini. Jangan main-main dengan masalah anggaran di tengah pandemi ini, anggaran kita sudahlah terbatas jangan dipungli-pungli lagi," tegasnya.

Termasuk kepada oknum Kepala sekolah untuk tidak main – main dengan anggaran pendidikan. "Jadi saya tidak mau lagi dengar tenaga pengajar Kepala Sekolah (kepsek) bermain-main dengan anggaran itu," sambungnya.

Menantu Presiden Jokowi itu juga mengingatkan betapa pentingnya pendidikan untuk mengajarkan kepada generasi penerus bangsa agar tidak melakukan tindak pidana korupsi ataupun pungli.

"Apalagi masalah pendidikan, janganlah kita yang berlakon sebagai pendidik, berlakon sebagai mengajarkan anak-anak kita. Tapi di belakang kita mengajarkan secara tidak langsung, mengajarkan pungli, mengajarkan korupsi. Nah ini pastinya akan terbawa bagi anak-anak kita terbawa bagi siswa-siswi yang ada disekolahnya," pungkasnya. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00