FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Imunisasi Covid-19 Dimulai November 2020

Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Sumatera Utara, dr Aris Yudhariansyah. Ist.

KBRN, Medan : Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan mulai akan melaksanakan imunisasi Covid-19 kepada masyarakat pada November 2020 mendatang.

Imunisasi ini dilakukan setelah Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI resmi mengeluarkan pemberitahuan rencana pelaksanaannya.

"Mengacu pada peraturan Presiden tentang pengadaan vaksin dan vaksinasi penanggulangan Covid-19, maka rencana pemberian imunisasi Corona secara bertahap mulai November 2020," kata Juru Bicara Satuan Tugas Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah, Jumat (23/10).

Kata Aris, imunisasi Covid-19 ini diberikan pada kelompok rentan usia 18 sampai 59 tahun. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Sedangkan pada kelompok prioritas lainnya yang ditetapkan berdasarkan kajian epidemiologi dan kebijakan operasional imunisasi Covid-19 diberikan kepada petugas pelayanan publik.

Di antaranya petugas yang berhadapan langsung dengan masyarkat, seperti TNI-Polri, petugas bandara, petugas stasiun kereta api, petugas pelabuhan, pemadam kebakaran, petugas PLN dan PAM yang bertugas di lapangan.

Dia lanjut menjelaskan, untuk kelompok risiko tinggi lainnya, seperti kelompok pekerja yang merupakan kelompok usia produktif dan berkontrobusi pada sektor perekonomian dan pendidikan, serta penduduk yang tinggal di tempat berisiko, misalnua kawasan padat penduduk.

"Selanjutnya para kontak erat Covid-19, yaitu orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi. Berikutnya administrator pemerintahan dalam bidang pelayanan publik," sambungnya.

Masih kata Aris, estimasi sasaran imunisasi Covid-19 di Sumut, total 8.232.718 orang. Jumlah ini, terdiri dari tenaga kesehatan dan petugas pendukung lainnya yang bekerja di Fasyankes, yakni sipil 31.634 orang, TNI 582 orang, dan Polri 448 orang.

Kemudian petugas pelayanan publik terdiri dari Satpol PP 7.335 orang, TNI 19.631 orang, Polri 19.598 orang, dan lainnya 775.704 orang.

Selanjutnya anggota BPJS PBI 4.951.731 orang, serta masyarkat dan pelaku ekonomi lainnya sebanyak 2.426.054 orang.

"Karenanya saat ini sedang dilakukan upaya persiapan, mulai dari pendataan sasaran sampai penyiapan logistik imunisasi dan penyiapan lainnya," tandas Aris.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00