Sumut Tawarkan 9 Proyek Strategis di North Sumatera Investment Business Forum

KBRN, Medan : Dalam upaya mempercepat pertumbuhan investasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) menggelar acara North Sumatera Investment Business Forum (NSIBF). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penanaman modal di Sumut.

“Dengan tumbuhnya investasi di Sumatera Utara diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terpacu, melalui hilirisasi industri, termasuk mendorong pemanfaatan tenaga kerja lokal, penggunaan bahan baku, aliran distribusi barang/jasa hingga aspek lainnya yang berpengaruh besar terutama kesejahteraan,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Afifi Lubis saat membuka kegiatan NSIBF di Medan, Jumat (26/11/2021). 

Ia mengatakan, rangkaian promosi seperti yang dilakukan kali ini tidak selesai pada tahap sosialisasi saja. Namun juga harus disusul pemberian kemudahan kepada investor oleh Dina PMPPTSP, dimana dirinya meminta agar penyesuaian kebijakan dalam urusan pemberian insentif dan penanaman modal, tahun ini harus sudah selesai. 

“Jadi ini adalah momentum penting yang dapat memberikan dampak terutama perhatian dari pelaku ekonomi. Karena kita memahami kondisi dua tahun terakhir ini terjadi penurunan di sektor investasi karena pandemi Covid-19.  Kita berharap forum ini mampu memberikan jawaban terhadap kondisi tadi,” jelas Afifi.

Harapan peningkatan investasi tersebut, kata Afifi, bermodalkan angka pertumbuhan ekonomi regional, dimana Sumut menyumbang sebesar 23,35% dari Pulau Sumatera dan 5,14% dalam skala  nasional, serta provinsi yang masuk jalur perdagangan Internasional di Selat Malaka, yang terpadat di dunia saat ini.

Kondisi ini menurutnya memperkuat posisi Sumatera Utara untuk siap menjadi motor penggerak ekonomi nasional di luar Pulau Jawa. 

"Maka untuk mewujudkan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan sembilan proyek strategis daerah yang siap ditawarkan kepada calon investor melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), atau investasi langsung,” sebut Afifi.

Adapun sembilan proyek strategis daerah di Sumut dimaksud, yakni Toba Kaldera Resort di Kabupaten Toba, Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun (Direct Investment), Kawasan Industri Kuala Tanjung di Kabupaten Batubara (Direct Investment), Kawasan Industri Medan dan Sport Center di Kabupaten Deliserdang, Rusunawa Terintegrasi di Kabupaten Simalungun. Kemudian Airport City di Deliserdang, proyek pembangunan Kereta Api Jalur Pematangsiantar-Parapat serta Light Rapid Transit (LRT) Mebidang.

“Namun skema  di atas tidak hanya terbatas dengan KPBU dan direct investment, tetapi Pemerintah Provinsi juga memberikan kesempatan seluasnya kepada calon investor untuk dapat bekerja sama dengan skema lainnya yang telah diatur dalam ketentuan yang berlaku di Indonesia,” pungkas Afifi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar