Menparekraf Sandiaga Gelar Workshop dengan Pelaku Ekonomi Kreatif Kota Medan

Menparekraf Sandiaga Uno bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajeckshah dalam acara workshop Pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia yang berlangsung di Gedung Medan Club, Jalan R. A. Kartini Medan, Senin (8/11/2021).

KBRN, Medan: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, menggelar workshop bertajuk Pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia bersama puluhan pelaku ekonomi kreatif Kota Medan yang berlangsung di Gedung Medan Club, Jalan R. A. Kartini Medan, Senin (8/11/2021).

Sandiaga yang didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajeckshah, bersama Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, menjelaskan Pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia merupakan program stimulus dari program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang terkhusus berfokus menyasar sub sektor seperti kuliner, kriya, fashion dan kecantikan.

“Setiap UMKM akan mendapatkan Rp 50 juta dan masih ada sekitar 3.500 slot. Kita harapkan pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan bisa ikut berpartisipasi karena ini murni program stimulus, gak pakai ribet, gak pakai mumet dan hari ini bisa diklaim,” ungkapnya kepada wartawan.

Sandiaga menyebutkan ada sebanyak 25 program stimulus Pengembangan Kabupaten Kota Kreatif Indonesia. Dua di antaranya berada di Sumatera Utara, yaitu Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

Dia berharap dari program stimulus itu nantinya dapat menjadi tonggak penggerak perekonomian pelaku ekonomi kreatif khususnya di Kota Medan.

“Ini menjadi awal pelaku ekonomi kreatif di Kota Medan dari proses uji petik menjadi total kreatif sehingga ekonomi kreatifnya semakin bergerak dan lapangan pekerjaan semakin terbuka seluas-luasnya,” harapnya.

Selain itu, dalam program stimulus tersebut para pelaku ekonomi kreatif turut dibantu dalam memasarkan produknya dengan langsung di endorse oleh Sandiaga.

Sandiaga mengatakan berdasarakan catatan pihaknya, endorse tersebut cukup efektif meningkatkan omzet para pelaku ekonomi kreatif.

“Saya secara langsung melakukan endorsement terhadap produk-produk UMKM yang menurut data melalui big data peningkatannya adalah 35 sampai 40 persen,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar