Ingat Bahaya Covid , Masih Ingin Mudik ?

jangan_mudik.jpg ist

KBRN,  Medan : Mudik  atau  Pulang kampung  Saat Lebaran   Bagi Perantau  sudah menjadi  tradisi , bahkan bagi sebagian orang   moment  Idul Fitri  Bersama Keluaraga di  kampung Halaman  merupakan  hal  yang  Harus  atau bahkan  Wajib dilaksanakan setiap tahun. Namun sejak pandemi, mudik jadi suatu hal yang dilarang mengingat kondisi pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, mudik Lebaran ataupun libur panjang menyebabkan peningkatan kasus COVID-19, meskipun  upaya   pengendalian  dan pencegahan penularan  Virus  itu,  seperti  penyuntikan  vaksinasi  Covid 19  gencar dilaksanakan Pemerintah   maupun  berbagai kalangan masyarakat, tapi  perkembangan pandemi  masih  belum terkendali .

Penularan virus Corona penyebab Covid-19 terus terjadi selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam beberapa minggu terakhir, angka kasus positif Covid-19 rata-rata mencapai 4.000 sampai -5.000 kasus per hari. Sementara itu, angka kematian juga cenderung meningkat.

Data  dari Satgas s Penanganan Covid-19 hingga  hari Rabu  kemarin menunjukkan, ada penambahan 5.285 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini mencapai 1.691.658 orang, terhitung sejak kasus pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020 lalu

Selain itu   dari Data  satgas Covid yang  bisa diakses melalui situs Covid19.go.id.  ini juga menunjukkan ada penambahan pasien sembuh setelah terinfeksi Covid-19. Dalam sehari, bertambah 5.943 orang. Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia hingga saat ini mencapai 1.547.092 orang.

Akan tetapi, jumlah pasien yang meninggal setelah terpapar Covid-19 juga bertambah. Pada periode 4-5 Mei 2021, ada 212 pasien Covid-19 yang tutup usia. Sehingga, angka kematian akibat Covid-19 mencapai 46.349 orang sejak awal pandemi. Dengan data tersebut, maka saat ini tercatat ada 98.217 kasus aktif Covid-19 atau pasien yang masih terkonfirmasi positif virus corona, dan menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Jika melihat data Tersebut,  sangat Pantas   Jika Pemerintah  Kembali  membuat dan menetapkan  Kebijakan larangan Atau Peniadaan Mudik Lebaran tahun 2021ini .  Masyarakat  Diminta untuk tidak mudik  dan  tetap bersabar  tinggal Di rumah agar   terhindar  dari  bahaya pandemi COVID-19 masih mengancam sampai saat ini.

Bersilaturahmi Saat Lebaran  dan saling mendoakan kepada orang tua dan saudara di kampung halaman tetap bisa dilakukan  Tanpa  MUDIK menggunakan  sarana  Comunikasi  vidio call , meski dari jauh.

Mari kita patuhi protokol kesehatan, termasuk masyarakat yang sudah divaksinasi lengkap , karena kemungkinan  tertular dan menulari masih berpeluang terjadi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00