Sekolah Tatap Muka dan Kewaspadaan Covid 19

Foto: Ist

KBRN, Medan: Pemerintah menyatakan tahun ajaran baru bulan Juli 2021 mendatang, sudah dapat dimulai dengan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas setelah vaksinasi terhadap pendidik dan tenaga pendidikan selesai dilaksanakan.

Keputusan pemerintah ini bisa menjadi kabar gembira, namun juga menjadi kewaspadaan.

Kabar gembira karena belajar daring memiliki sejumlah kelemahan  secara substansial mereduksi sekolah sebagai lembaga sosialisasi.Sekolah daring juga dikeluhkan terutama masalah jaringan serta sejumlah kendala lainnya. Dengan Pembelajaran Tatap Muka maka akan mengembalikan lagi sesuatu yang hilang selama ini yakni   interaksi personal antar komponen pendidikan

Menyambut sekolah tatap maka yang perlu diperhatikan semua pihak adalah faktor kesiapan sekolah. Meliputi infrastruktur, standar operasional prosedur (SOP) adaptasi kebiasaan baru dan guru yang sudah divaksinasi.

Yang juga penting adalah sosialisasi terus menerus mengenai PTM kepada masyarakat terutama orangtua siswa dan peserta didik sendiri. Serta para guru dan komponen sekolah lainnya.

Kewaspadaan juga menjadi unsur yang penting, karena PTM jika lengah maka yang akan terjadi adalah kerumunan, Karenanya kewaspadaan tidak boleh kendor, jangan sampai PTM justru menjadi boomerang munculnya klaster baru Covid 19.

Editorial ditulis oleh: Fetika Andriyani

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00