Waspada Gelombang "Tsunami" Covid

6087849ddd42e.jpg

KBRN, Medan: Tsunami corona tengah terjadi di India Negara ini mencatat kenaikan signifikan kasus corona (Covid-19) beberapa pekan terakhir, setelah kasus sempat menurun, bahkan dilaporkan terjadi herd immunity karena India juga menjalankan program vaksinasi. Namun setelah itu warganya terlena, menganggap Corona sudah pergi, sehingga dengan bebasnya mereka menggelar pesta pernikahan besar besaran, berdemonstrasi politik hingga acara keagamaan dengan mendatangkan jutaan orang, tanpa masker dan jarak sosial.

Tsunami corona ini tentu tidak kita harapkan terjadi di Indonesia . Sehingga dengan berbagai cara pemerintah pusat dan daerah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengantisipasi gelombang Covid 19.

Kebijakan memutus mata rantai corona juga dilakukan Gubernur Sumatera Utara. Bahkan gubernur membawa kabar gembira karena angka Covid 19 di Sumut menunjukkan trend penurunan.

Angka penurunan Covid ini menurut Gubernur Edy Rahmayadi terjadi karena penerapan PPKM mikro di Sumatera Utara. Sehingga untuk mendorong angka penurunan Covid secara signifikan Edy Rahmayadi memuruskan untuk memperpanjang PPKM sejak tgl 20 April hingga 3 Mei.

Disebutkan gubernur  dalam aturan ini adanya pembatasan aktifitas masyarakat serta sanksi tegas yang melanggarnya. Gubernur juga menghimbau masyarakat tidak buka puasa bersama serta tahun ini tidak menggelar open house karena berpotensi terjadi kerumunan.

Untuk menghalau Covid memang dibutuhkan pendisiplinan bersama , meskipun bagi sebagian orang sulit dilaksanakan karena masih banyak dijumpai warga tidak memakai masker dan melakukan kerumunan, meskipun PPKM diterapkan. Waspada gelombang tsunami Covid jangan sampai Indonesia seperti India.

Editorial ditulis oleh: Fetika Andriyani

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00