Bila terjadi Hujan Lebat Di Bulan Maret Disebabkan Karena Gangguan Cuaca

Forecaster BMKG Binaka Gunungsitoli, Monalisa

KBRN, Gunungsitoli: BMKG Binaka Gunungsitoli memprediksi musim kemarau yang tengah terjadi di wilayah kepulauan Nias masih berlangsung  1 hingga 2 bulan kedepan.

Namun  akhir bulan Maret curah hujan meningkat dengan intensitas ringan.  Jika hujan terjadi pada musim kemarau disebabkan adanya gangguan cuaca pengaruh dari tropical siklon.

“Pada awal bulan saja itu sudah terjadi dengan intensitas lebat tepatnya tanggal 2 Maret 2021 dengan curah hujan 109,2 mm akibat gangguan cuaca tropical siklon di wilayah Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung yang berakibat pada aktifnya pertumbuhan awan  di sepanjang pulau Sumatera salah satunya Pulau Nias dan hal ini menyebabkan terjadinya cuaca buruk seperti angin kencang hujan lebat dan disertai Guntur pada dasa harian pertama Maret,” ungkap staf BMKG Gunungsitoli Monalisa, Jumat (5/03/2021).

Pada dasarnya cuaca pada bulan Maret ini menurut Monalisa tidak berbeda jauh dengan cuaca pada bulan Maret kalaupun terjadi hujan lebat itu disebabkan karena gangguan cuaca.

“Jika pada bulan Februari yang lalu hari tanpa hujan ada 14 hari maka pada bulan Maret ini kita prediksi ada 15 hari tanpa hujan namun meski ada hari hujan intensitasnya hanya ringan hingga sedang,” tambah Monalisa.

Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat mengantisipasi terjadinya bencana akibat suhu udara yang panas dan hari hujan yang berkurang serta mewaspadai jika cuaca panas sudah berlangsung berhari-hari karena biasanya hujan intensitas sedang hingga lebat akan terjadi disertai angin kencang dan Guntur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00