Di Tengah Pandemi, Harga Sembako Di Gunungsitoli Stabil

KBRN, Gunungsitoli: Harga kebutuhan pokok di Gunungsitoli relatif stabil serta persediannya cukup memadai. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Gunungsitoli Yurisman Telaumbanua mengatakan di tengah Pandemi Covid 19 namun kebutuhan masyarakat terhadap sembako tercukupi

“Dari hasil pemantauan petugas di lapangan, sampai saat ini sebagian besar harga-harga sembako masih tetap stabil dan persediaannya cukup,” kata Yurisman

Dikatakan rata-rata harga barang kebutuhan relative stabil namun sejumlah  komoditi harganya naik, seperti minyak goreng curah kuning,  hal itu disebabkan karena berkurangnya stok di tingkat pedagang

“Biasanya di hari Selasa atau Rabu pada pekan ini, saat komoditi dari luar daerah akan masuk di kota Gunungsitoli, dan hal itu akan menjadikan harga stabil kembali,” kata Bobi Satria Telaumbanua staf Disperdagin kota Gunungsitoli, Senin (01/03/2021).

Masyarakat dihimbau untuk tidak konsumtif yang  berpotensi mendorong kenaikan harga barang kebutuhan di pasaran.

Marlina, warga Gunungsitoli membenarkan saat ini, minyak goreng termasuk komoditi yang sedang mengalami kenaikan harga, dari sebelumnya berada pada kisaran harga 14 ribu rupiah per kilogram, saat ini naik 1000 rupiah menjadi 15 ribu rupiah per kilogram.

“Saya berharap  Pemerintah terus berupaya mengantisipasi dan berkomitmen menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok ini, apalagi ditengah pandemi ini, keuntungan dalam usaha dagang kan sudah jauh beda dari situasi sebelum covid, jadi mudah-mudahan kenaikan sembako jangan sampai terlalu tinggilah,” ujarnya.

Disisi lain, beberapa harga komoditas mengalami penurunan harga, seperti kacang tanah lokal dari 30 ribu menjadi 28 ribu rupiah perkilogram. Bawang merah lokal juga demikian, dari harga 32 ribu menjadi 30 ribu rupiah perkilogram. Begitu juga dengan harga cabe merah biasa dari 33 ribu menjadi 30 ribu rupiah perkilogram.

Untuk komoditas lainnya yang masih stabil diantaranya beras kukubalam 295 ribu rupiah perkilogram, gula pasir 16 ribu rupiah perkilogram, telur ayam broiler 24 ribu rupiah perkilogram, daging sapi, daging ayam broiler dan daging ayam kampung masing-masing 130 ribu, 35 ribu dan 40 ribu rupiah perkilogram.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00