RS Columbia Asia Medan Resmikan Lab PCR

KBRN, Medan : Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Medan meresmikan Laboratorium Polymerase Chain Reaction (Lab PCR) untuk melakukan pemeriksaan sampel swab pasien diduga terinfeksi Covid-19.

Direktur Utama (Dirut) RS Columbia Asia Medan, Prof dr Sutomo Kasiman SpPd SpJP (K) mengatakan, Lab PCR ini sebenarnya sudah berjalan sejak akhir Desember 2020. Namun baru saat ini diresmikan. 

"Tidak ada kata terlambat, karena yang terpenting bagaimana bisa mendukung pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19," ujar Sutomo disela-sela kegiatan peresmian, Jumat (22/1/2021).

Ia berharap Lab PCR tersebut bisa terus dikembangkan untuk kedepannya. Bahkan, kalau bisa dapat menerima sampel lebih banyak lagi. 

"Berdayakan semua fasilitas yang ada, termasuk SDM untuk pengembangan lebih baik lagi," kata Sutomo.

Sementara Penanggung Jawab Lab PCR RS Columbia Asia Medan, dr Dian Dwi Wahyuni SpMK (K) mengungkapkan, selama hampir satu bulan sejak akhir Desember sudah 500 sampel dilakukan pemeriksaan. 

"Keberadaan Lab PCR tersebut memang untuk memastikan diagnosa Covid-19 yang dilakukan oleh para klinisi di rumah sakit ini. Selain itu, kedepannya juga kepada masyarakat Kota Medan sekitarnya dalam melakukan pemeriksaan Covid-19," ungkap Dwi.

Dwi menyebutkan, dalam sehari Lab PCR RS Columbia Asia Medan bisa memeriksa sekitar 100 sampel. Namun demikian, tergantung berapa jumlah sampel yang masuk.

"Kemampuan alatnya dalam memeriksa sampel bisa terbaca hasilnya sekitar 1 jam lebih. Makanya, keberadaan Lab PCR ini sangat membantu proses diagnosa Covid-19. Karena sebelumnya harus mengirim sampel ke rumah sakit lain yang memiliki alat PCR, sehingga memakan waktu dan menunggu hasilnya cukup lama," sebut Dwi.

Manager Lab RS Columbia Asia Medan, Maimunah Simatupang menuturkan, untuk mengetahui hasil pemeriksaan sampel paling cepat pada hari yang sama. Misalnya, pagi masuk sampelnya dan sore keluar hasilnya. Sedangkan paling lama hasilnya diketahui dua-tiga hari kerja. Namun hal itu tergantung dari permintaan terhadap sampel yang diterima. 

"Kalau pada hari yang sama, biaya pemeriksaan yaitu Rp1,8 juta. Sementara untuk hasil satu hari kerja yakni Rp1,325 juta. Sedangkan untuk hasil dua-tiga hari kerja biayanya Rp900 ribu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00