Usai Operasi 13,5 Jam, Kondisi Bayi Kembar Siam Adam-Aris Stabil

KBRN, Medan : Operasi pemisahan serta penutupan luka dada dan perut bayi kembar siam Adam dan Aris di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan, baru selesai pukul 21.30 WIB, Rabu (20/1/2021). Saat ini kedua bayi berada di Ruang ICU Anak dengan pemantauan ketat dari tim medis.

"Alhamdulillah lancar. Saat ini kedua bayi sudah di ruang ICU anak," kata Sekretaris Tim Penanganan Bayi Kembar Siam, dr Rizky Adriansyah SpA (K).

Ia menuturkan, Adam dan Aris berhasil dipisah sekitar pukul 17.40 WIB. Namun baru pukul 21.30 WIB baru bisa dipindahkan ke ICU.

"Pukul 17.40 berhasil dipisah. Hanya jam 21.30 baru bisa pindah ICU, karena masih dilakukan operasi penutupan luka. Masih perlu pemantauan ketat, sejauh ini kondisinya stabil," jelasnya. 

Operasi pemisahan bayi kembar siam Adam dan Aris ini menjadi yang keempat kalinya dilakukan tim medis RSUP HAM. Sebelumnya, tim dokter dari rumah sakit terakreditasi Joint Commission International ini sudah berhasil memisahkan bayi kembar siam Mariana-Mariani asal Aceh Timur pada tahun 2005, Sahira-Fahira dari Kabupaten Asahan (2017) dan Adam-Malik dari Tapanuli Utara (2019). 

“Ini yang keempat untuk pemisahan kembar siam di RSUP HAM," kata Rizky.

Adam dan Aris merupakan putra pasangan  Nur Rahmawati (26) dan Supono (32), warga Dusun Sei Kelapa II, Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Mereka lahir di RSUP H Adam Malik pada 9 Desember 2019. 

Lebih dari 50 tenaga medis dilibatkan dalam operasi pemisahan Adam dan Aris, di antaranya beberapa dokter subspesialis, terutama dokter spesialis bedah anak, dokter bedah jantung, dokter spesialis anestesi pediatrik, dan dokter spesialis anak. Seluruhnya merupakan tenaga medis yang bekerja di RSUP H Adam Malik, Medan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00