Dugaan Pencemaran PT TPL, Jadi Agenda Konggres HMI Ke 21

Ketua Badko HMI hasbi.jpg

KBRN, Medan : Dugaan pelanggaran pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Toba Pulp Lestari (TPL) menjadi bagian agenda  Konggres HMI ke 21 Maret mendatang. "Kami akan membahas isu lingkungan dan kemanusian, salahsatunya soal PT TPL yang kami duga telah banyak melakukan pelanggaran, mulai dari dugaan pencemaran lingkungan hingga dugaan kriminalisasi yang diterima oleh Masyarakat Adat Tapanuli Utara," ungkap Ketua Umum Badko HMI Sumut, M Alwi Hasbi Silalahi, Sabtu (16/01/2021).

Dijelaskan Hasbi, sudah sering kali masyarakat melakukan keluhan dan melaporkan soal dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh pihak perusahaan kertas itu, namun hal serupa terulang lagi. "Misalnya saja pada dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh para pekerja PT TPL di sumber mata air Sihaporas tepatnya di Aek Batu di Bombongan Simargerher, masyarakat sudah sering melaporkan persoalan ini, namun sepertinya tidak ada solusi yang jelas," terangnya

Selain itu isu soal dugaan keterlibatan PT TPL pada pencemaran Danau Toba juga patut menjadi perhatian dan pembahasan yang mendalam, sebab katanya, bila benar PT TPL mencemari Danau Toba, hal itu harus menjadi dasar bagi Pemprov Sumut untuk melakukan audit aktivitas perusahaan tersebut. Terlebih lagi katanya, Danau Toba telah menjadi UNESCO Global Geopark (UGG)

Pada Kongres HMI ke 21) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara (Sumut) berencana akan menyuarakan segala persoalan yang ada di Provinsi Sumatera Utara, mulai kesehatan, pendidikan, ekonomi, keamanan dan juga maraknya peredaran narkoba.

"Pada Kongres HMI nanti, Badko HMI Sumut akan membawa dan membahas segala persoalan yang ada di Sumut, mulai dari kesehatan hingga keamanan di Sumut,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00