Dua Rumah Kios di Penatapan Longsor

Foto:ist

KBRN, Merek: Dua bangunan rumah warga yang berada di Penatapan di Desa Pengambatan, dusun Aek Hotang KM 108, Merek, Karo, longsor, Sabtu (17/11) pukul 17.00 WIB.

Kedua rumah itu masing-masing milik, Radin Sian Sinaga, yang merupakan warga Desa Nagalingga dan Besli Saragih, warga Tanah Jawa, Simalungun.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Karo, Natanael Perangin-angin mengatakan, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan Rp 300 juta.

"Kerusakan yang ditimbulkan 2 bangunan rumah kios. Namun sebagian isinya dapat diselamatkan dan dalam bencana ini tidak ada korban jiwa," kata Natanael saat dihubungi, Sabtu (21/11) malam.

Dia menceritakan, pada hari Jumat 20 November 2020, Radin Sinaga dan kawan-kawan mengetahui akan terjadi longsor, dengan indikasi terjadi retakan tanah di bawah rumah, yang mengakibatkan bangunan rumah menjadi miring posisinya.

"Karena itu, keluarga bersiap menyelamatkan barang barang yg ada di dalam rumah," sambung Natanael.

Seterusnya, Nael lanjut menuturkan, masyarakat bergotong royong untuk memperbaiki bangunan, namun bangunan rumah tidak tertolong karena cuaca yg ekstrim mengakibatkankan pergeseran tanah dan longsor.

"Untuk sementara lokasi yg terkena bencana dijaga oleh kelompok masyarakat desa Pangambatan atas nama Pokdar Kamtibmas Bhayangkara," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00