Libur Panjang, 12.205 Tiket Kereta Api Terjual

KBRN, Medan : Manager Humas Kereta Api Indonesia Divre I Sumatera Utara, Mahendro Trang Bawono mengatakan, 6.300 tempat duduk tersedia setiap harinya, dan masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket.

“Sehingga total ada 60.300 tiket yang disediakan pada periode keberangkatan 25 Oktober - 2 November 2020. Dari jumlah itu sudah terjual sebanyak 20 persen atau sebanyak 12.205 tiket,” kata Mahendro, Kamis (29/10).

Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan menggunakan angkutan KA, dapat melakukan pemesanan maupun pembelian melalui aplikasi KAI Access sebagai aplikasi resmi dari PT KAI.

Selain itu pembelian tiket juga dapat dilakukan di stasiun yang dibuka pada saat 3 jam sebelum keberangkatan KA.

Adapun melalui data pemesanan tiket per tanggal 27 Oktober 2020 menunjukan angka tertinggi untuk keberangkatan terjadi menjelang moment libur panjang yakni pada Selasa 27 Oktober 2020 sebanyak 2.891 penumpang.

Kata dia, angka itu meningkat 18 persen jika dibandingkan minggu lalu yang hanyak sebanyak 2.447 penumpang.

Data tersebut masih dapat berubah mengingat masih mungkin ada tambahan penumpang yang melakukan reservasi ataupun membeli tiket go show 3 jam sebelum keberangkatan untuk tanggal 28 Oktober - 02 November 2020.

Dia menambahkan, KAI Divre I SU mengoperasikan 32 perjalanan kereta api (KA) pada moment libur panjang periode 27 Oktober hingga 1 November 2020 dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti penetapan cuti bersama oleh Pemerintah.

Ke-32 perjalanan KA tersebut, yakni KA Sri Lelawangsa relasi Medan - Binjai sebanyak 24 KA PP, KA Putri Deli relasi Medan - Tanjung Balai sebanyak 6 KA PP dan KA Siantar Ekspress relasi Medan - Siantar sebanyak 2 KA PP.

Mengantisipasi lonjakan penumpang KA yang meningkat, PT KAI Divre I SU tetap konsisten menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 baik di area Stasiun dan perjalanan KA di atas KA.

“Pemeriksaan kondisi tubuh calon penumpang ketika memasuki stasiun. Pembatasan okupansi penumpang maksimal sebanyak 70 persen dari kondisi normal,” sambungnya.

“Pembatasan jarak antar penumpang baik di area stasiun maupun di atas KA. Pemeriksaan kondisi tubuh penumpang secara berkala di atas KA. petugas juga akan aktif memastikan penumpang selalu menggunakan APD ketika berada di lingkungan stasiun maupun di atas KA,” tuturnya.

Menunjang protokol kesehatan ini, PT KAI Divre I SU juga telah menambah sejumlah fasilitas pencuci tangan, ketersediaan cairan antiseptik dan pemasangan batas jarak fisik disejumlah area pelayanan.

Setiap 30 menit sekali, seluruh fasilitas di stasiun dan kereta juga dilakukan proses pembersihan menggunakan disinfektan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00