Paslon Walikota Tanjungbalai, Salwa 'Walk Out' dalam Debat Publik

KBRN, Tanjungbalai : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungbalai melaksanakan Debat Publik pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai bertema "Tata Kelola Pemerintahan yang baik" pada Minggu (25/10).

Debat Publik diikuti seluruh Pasangan Calon Walikota Tanjungbalai yaitu Paslon Nomor Urut Satu (1) Eka Hadi Sucipto SE dan Gustami, S.Sos.I, Paslon (2) Drs.H.Ismail dan Afrizal Zulkarnain. Dan Paslon (3) H.M.Syahrial SH, MH dan H.Waris.S.Ag.MM.

Namun dalam kegiatan ini, sebelum akan dimulai acara HM.Syahrial dan Waris (Salwa) meninggalkan ruangan (Walkout) debat publik tersebut.

Pasalnya, Salwa diduga melanggar tata tertib PKPU dengan memakai alat peraga kampanye Jaket dan Peci yang bertuliskan Simbol Salwa.

Ketua KPU Kota Tanjungbalai, Luhut Parlinggoman mengatakan, ketika ingin di mulai debat publik dari Paslon Walikota Tanjungbalai yang lain melihat dan memberikan protes terkait atribut yang dipakai Paslon Walikota nomor urut 3 Syahrial - Waris

"Ada yang protes dari Paslon Walikota nomor urut satu dan dua kepada nomor urut tiga terkait dengan atribut yang dipakai. dengan itu kita melaksanakan diskusi dan memanggil masing - masing perwakilan dari pasangan calon," jelasnya

Luhut mengaku dalam tata tertib diberlakukan memang tidak diperkenankan untuk membawa alat paraga kampanye seperti atribut demikian.

"Memang di tata tertib kita tidak diperbolehkan untuk membawa atribut. sebelum digelar debat publik juga sudah telah dilaksanakan koordinasi bersama dengan masing- masing tim penghubung kampanye paslon dalam hal ini baik itu judul debat publik sekalian," tutupnya .

Pelaksanaan debat publik tetap terlaksana sampai selesai meskipun paslon Syahrial - Waris (Salwa) tidak ada, dan hanya paslon Eka Hadi Sucipto dan Gustami, bersama paslon Drs.H.Ismail dan Afrizal Zulkarnain.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00