Ijeck Dilapor ke Bawaslu, Ini Tanggapan Edy Rahmayadi

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wagub Sumut Musa Rajekshah dalam kegiatan di rumah dinas Gubsu beberapa waktu lalu. Foto : Dokumentasi Humas Sumut

KBRN, Medan : Dilaporkannya Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah (Ijeck) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan atas dugaan dukungan kepada calon Walikota Medan Bobby Afif Nasution, belum diketahui Edy Rahmayadi.

Edy justeru tampak terkejut mendengar kabar tersebut.

"Wagub? Kenapa dia?" tanya Edy saat ditanya wartawan di Medan, Rabu (21/10).  

Saat mengetahui Ijeck dilaporkan tim kuasa hukum salah satu paslon karena dugaan mendukung paslon dalam Pilkada, Edy menyampaikan pendapatnya.

"Saya dengan wagub itu adalah pejabat politik. Jadi kalau saya mau kampanye sah-sah saja, yang tak boleh itu ASN," kata Edy. 

Namun Edy mengatakan, sebagai gubernur, ia akan bertindak adil dan tidak memihak kemanapun untuk menjaga kondusifitas di Sumut.

Lihat juga : Langganan Banjir Rob, Pemukiman Belawan Perlu Ditata

"Karena saya Gubernur Sumatera Utara, saya akan bertindak adil, saya tak ke kanan tak ke kiri. Itu sikap saya, Anda bisa buktikan saya tak ke sana ke sini, supaya ini kondusif," ujarnya.

Menurut Edy, sebagai pejabat, ia tidak bisa melarang siapapun yang ingin berfoto bersama. Begitu pun dengan Ijeck sebagai Wagub yang foto bersama Bobby saat peletakan batu pertama salah satu rumah tahfiz beberapa waktu lalu.

"Sah-sah saja kan. Saya datang ke Belawan, ada yang nempel saya foto, tak tahu saya," pungkasnya.

Sebelumnya, tim kuasa hukum pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan nomor urut 1 Akhyar Nasution - Salman Alfarisi (AMAN), melaporkan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah (Ijeck) ke Bawaslu Medan karena diduga mendukung pasangan nomor urut 2 Bobby Nasution-Aulia Rachman. 

Koordinator Divisi Hukum Tim, AMAN Muhammad Hatta mengatakan, Ijeck dilaporkan karena posisinya sebagai pejabat negara.

Lihat juga : Gubernur Sumut Ajak Buruh Bersama-sama Pahami UU Ciptaker

Pihaknya mempersoalkan kehadiran Ijeck pada acara peresmian Rumah Tahfidzh Alquran Yayasan Tahfidzh Sumatera Utara di Jalan Petunia Raya, Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan pada Jumat 16 Oktober 2020 lalu yang juga dihadiri  Bobby Nasution.

Dalam kegiatan itu, Ijeck terlihat berfoto  dengan Bobby Nasution dan pengurus yayasan, dan pada saat berfoto ada bentuk dukungan tanda dua jari. Hatta mengakui, dalam empat bukti foto yang mereka sertakan dalam laporan ke Bawaslu Medan, tidak ada foto Wagub Ijeck mengacungkan jari sebagai bentuk dukungan.

Namun pihaknya keberatan karena apa yang dilakukan Ijeck dapat menjadi contoh buruk bagi pejabat lain maupun ASN yang seharusnya tidak mendukung paslon dalam Pilkada.

Koordinator Divisi Data Hukum dan Informasi Bawaslu Kota Medan, M. Taufiqqurohman Munthe mengatakan, pihaknya masih mempelajari laporan tim kuasa hukum AMAN untuk melihat kelengkapan syarat formil dan materil.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00