Pandemi Covid-19, BPJS Kesehatan Beri Relaksasi Tunggakan Peserta JKN-KIS

KBRN, Medan : Para penunggak iuran mandiri BPJS Kesehatan bisa bernafas lega, Kantor Cabang Kota Tanjungbalai meluncurkan program relaksasi iuran untuk membantu masyarakat mengaktifkan kembali kartu kepesertaan JKN-KIS pada masa pandemi Covid-19. “Untuk membantu masyarakat di masa Pandemi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan meluncurkan program relaksasi iuran yang ditujukan untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau pekerja mandiri yang sudah menunggak di atas 6 bulan dan ingin mengaktifkan kartunya,” kata Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tanjungbalai Aswan Fakhrizal Kamis (17/9/2020).

Dikatakan  untuk mengaktifkan, maka peserta harus melunasi selama 24 bulan tertunggak, dengan Perpres baru ini, relaksasi iuran memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin melunasi cukup membayar 6 bulan bulan tertunggak ditambah satu bulan iuran bulan berjalan (7 bulan), kemudian bisa mendaftarkan relaksasi iuran. Sehingga sisa tunggakan iuran bisa dicicil sampai batas 31 Desember 2021. “Ini ada keringanan untuk pembayaran dari regulasi tahun lalu.,” ujar Aswan Fakhrizal . 

Peserta mandiri dan pekerja penerima upah dapat mengakses melalui Mobil JKN. “Peserta mandiri melalui mobil JKN atau ke kantor BPJS untuk mendaftarkan diri. Peserta harus membayar 6 bulan plus kemudian melakukan pendaftarkan untuk relaksasi. Sehingga ke depan sisa tunggakannya bisa dicicil hingga akhir tahun 2021,” tambahnya . 

Sedangkan untuk peserta penerima upah, mereka sudah terakses dengan aplikasi e-Dabu atau Elektronik Data Badan Usaha. Bisa mendaftarkan ke aplikasi e-Dabu. “Kami sarankan, hanya bisa dilaksanakan di tahun 2020. Daftar dulu, nanti cicilannya bisa dibayarkan hingga akhir 2021. Kalau tidak daftar di tahun 2020, maka tidak bisa mengikuti program relaksasi. Karena Peraturan Presiden ini memang untuk mendukung saat ini dimasa pandemi Covid-19. “Program ini sebagai upaya pemerintah membantu masyarakat yang kesulitan melakukan pembayaran iuran di tengah pandemic Covid 19,” kata Aswan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00