Pasien Covid-19 Meninggal Usai Melompat dari Lantai 12 RSU Royal Prima, Penyebab Diduga Stres

KBRN, Medan: Seorang pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima, Jalan Ayahanda, Medan, diduga melompat dari ruang perawatan di lantai 12, Rabu (5/8) siang. Korban yang berstatus sebagai wanita itu tergeletak meninggal dunia di lantai 6 rumah sakit.

Dari informasi kepolisian, korban bernama Maria Artati (39) Jalan Lampu Gang Pelita III Medan. Dari keterangan kepolisian Polrestabes Medan, korban diduga nekat bunuh diri karena stres atas status COVID -19 yang pasien alami.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut, dr Aris Yudhariansyah kepada wartawan mengatakan, pasien dipastikan berstatus konfirmasi Covid-19.

"Perempuan, warga Medan, lahir tahun 80-an, (sudah) dirawat 11 hari,” katanya. 

Aris belum mengetahui pasti motif yang memicu pasien melompat. Dia menduga perempuan itu stres. Sepengetahuan Aris, pihak rumah sakit biasanya memberikan pendampingan psikologis bagi pasien yang stres.  

“Yang  pasti karena stres, cuma kita kurang tahu apa benar stres karena Covid-19 atau yang lain. Karena dia sudah 11 hari dirawat, 3 hari lagi selesai isolasinya,” sebutnya.

Ditanya tentang gejala si pasien, Aris memperkirakan tidak berat. Alasannya, dia masih bisa membuka jendela. “Apalagi aku dapat informasi jendelanya kecil ada jerjak (teralis)-nya,” sebut Aris.

Berdasarkan informasi dihimpun, sebelumnya  pasien ini juga sempat mencoba melakukan hal yang sama. Namun aksinya kemarin berhasil digagalkan pihak sekuriti.  

Tim dari Polrestabes Medan telah dikerahkan ke lokasi. Mereka mengenakan setelan hazmat untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan terkait penyebab utama meninggalnya pasien. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00