Sholat idul Fitri Tanpa Salam Salaman

KBRN, Medan : Kumandang takbir menggema memenuhi ruang masjid Jami Muhammad Jayak pada pelaksanaan sholat Idul Fitri Minggu (24/5). Ratusan umat Islam memenuhi seluruh shof  baik  laki laki maupun shof wanita. Sholat idul fitri ditengah Pandemi Corona dilaksanakan dg protokol Kesehatan  jamaah yang menggunakan masker serta membawa sajadah sendiri.

Dalam ceramah Sholat Idul Fitri  Al Ustadz Dr Syafrudinsyam mengatakan pandemi virus corona menjadi refleksi untuk instrospeksi diri . “ Pandemi sebagai musibah menyebabkan keprihatinan, namun masyarakat  harus mampu melewatinya,” kata Syafrudinsyam

Sholat Idul Fitri saat ini terasa berbeda dibandingkan tahun tahun sebelumnya, di tengah pandemik Covid 19 membawa kesan bagi para jamaah, salah satunya disampaikan Putri . Menurutnya pandemic menyebabkan orang tidak dapat hidup normal, seperti saat lebaran ini. “ Sedih sudah pasti, karena ada Covid- 19 ini,” ungkapnya

Sementara Rio mengungkapkan kesedihannya, karena ia tidak dapat mudik, meskipun orangtuanya memakluminya. “ Saya tidak bisa mudik, sehingga lebaran di perantauan,” kata Rio

 Usai khutbah sholat Idul fitri ditutup dengan doa serta diakhiri tanpa salam salaman, Sebelum pulang jamaah dijamu dengan sajian makanan khas lebaran

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00