14 SMA/SMK di Nias Tidak Punya Gedung Sekolah

KBRN, Medan : Masih banyak pelajar SMA/SMK negeri di Kepulauan Nias belajar di bangunan yang tidak layak, karena tidak memiliki gedung sekolah. Total ada 14 SMA/SMK negeri di Kepulauan Nias hingga kini belum memiliki gedung sendiri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Arsyad Lubis mengatakan, sebelum pengalihan kewenangan SMA/SMK dari kabupaten kota ke provinsi pada 2017, banyak SMA/SMK negeri di Kepulauan Nias proses kegiatan belajar mengajarnya menumpang di gedung SD dan SMP negeri. Namun setelah pengalihan kewenangan tersebut, SD dan SMP negeri tersebut tidak lagi mau bergabung dengan SMA/SMK negeri.

“Belakangan beredar di medsos banyak sekolah SMA/SMK di Nias yang tidak layak karena memang SD dan SMP tidak mau lagi bergabung dengan SMA dan SMK. Sehingga kepala sekolah dan guru mengambil inisiatif membangun tempat belajar seadanya, beratap rumbia, berdinding tepas dan berlantai tanah,” ungkapnya dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi E DPRD Sumut, di gedung dewan, Rabu (15/1/2020).

Dikatakan Arsyad, 14 SMA/SMK negeri yang belum memiliki gedung sendiri itu antara lain ada di Kota Gunung Sitoli  dan Teluk Dalam. Namun Disdik Sumut pada 2019 telah membangun satu sekolah di daerah tersebut melalui APBN. Menurut Arsyad, Disdik Sumut juga telah melakukan pertemuan dengan kepala sekolah dan kepala cabang dinas pendidikan di Kepulauan Nias untuk merumuskan jumlah sekolah dan ruang kelas yang akan dibangun sehingga tahun 2021 dapat dilakukan pembangunan.

“Kita berharap e-pokir 2021 fokus pada pembangunan gedung sekolah dan ruang kelas baru di Nias. Kami akan hitung berapa miliar yang dibutuhkan sehingga terbangun di 2021,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00