Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang Labura Diperpanjang

KBRN, Medan: Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap korban yang masih dinyatakan hilang paska banjir Bandang yang melanda dua desa di Kecamatan IX-X Kabupaten Labuhan Batu Utara, pada 29 Desember silam. 

Meski sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP) masa pencarian berlaku untuk 7 hari sudah berakhir pada Sabtu (4/1)  namun hingga memasuki hari ke -9 tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI/Polri dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap 2 korban yang masih belum ditemukan. Maka, masa pencarian terhadap korban hilang banjir bandang diperpanjang sesuai dengan petunjuk Asisten 1 Setdakab Labura, karena ada 2 lagi korban hilang belum ditemukan.

Saat ini tim SAR telah berhasil menemukan 3 dari 5 orang satu keluarga yang sebelumnya dinyatakan hilang merupakan satu keluarga, yanki Cahaya Nasution (isteri), Reni Yana Sipahutar (anak), Irul Sipahutar (anak). Sementara Ahmad Albar Sipahutar (ayah) dan Reja Sipahutar (anak) belum ditemukan. 

Waktu penambahan pencarian dimulai pada 5 Januari lalu, dibantu oleh TNI dan Polri dengan melakukan penyisiran kembali aliran sungai lokasi banjir Bandang di Dusun Siria – Ria B. 

Kabid Logistik BPBD Labura, Benny MS, mengatakan pencarian korban yang hilang masih terus dilakukan BPBD dan TNI/Polri. 

“Informasi pencariaan korbannya ya saat ini masih di lokasi bang tadi laporan dari teman masih ada pencarian dari TNI dan Polri termasuk pihak BPBD,” jelas Benny saat dikonfirmasi RRI, Senin (6/1) siang.

Dengan begitu, dikatakan Benny, untuk status tanggap darurat juga diperpanjang tujuh hari ke depan. Meski hal itu juga tergantung dari keputusan dari pimpinan. “Artinya untuk tanggap daruratnya kita perpanjang tujuh hari ke depan. Tapi, kalau soal positifnya langsung ke pak Kaban (Kepala BPBD Labura),” ucapnya.  

Informasi tentang pencarian korban sebelumnya, Rabu (1/1/2020), dua jenazah ditemukan yang diidentifikasi sementara bernama Irul Sipahutar ditemukan di aliran Sungai Bilah, Kampung Paindoan, Kecamatan Rantau Utara, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan ibunya, Cahaya Nasution ditemukan di Batu Bujur, Desa Tanjung Medan, Kecamatan Bilah Barat sekitar 25 kilometer. Tim SAR gabungan kembali menemukan jasad wanita bernama Reni Yana Sipahutar pada Kamis (2/1/2020), sekira pukul 17.00 WIB. (Joko Saputra)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00