Anggaran Penanggulangan Minim, Sumut Peringkat ke-6 Kasus HIV

KBRN, Medan : Kasus HIV/AIDS di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data kumulatif dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, hingga 2019 ada 4.182 HIV dan 5.180 AIDS, dengan jumlah total 9.362 Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Sumut, Ramadhan mengatakan, dari Sistem Informasi HIV/AIDS dan IMS (SIHA) Kementerian Kesehatan RI, sejak April-Juni 2019, Sumut memiliki 545 kasus yang menempatkan Sumut pada posisi ke 6 dengan kasus HIV tertinggi setelah Jatim, DKI Jakarta, Jabar, Jateng dan Papua.

Ramadhan mengungkapkan, di Sumut, faktor resiko hubungan seks menunjukkan angka terbanyak dengan jumlah 7.875 (mencakup heteroseksual dan homoseksual), kemudian pemakaian narkoba suntik sebanyak 1.188.

"Sejauh ini, kami telah melakukan pertemuan koordinasi lintas sektor, sosialisasi di Padanglawas Utara, di PT Trakindo Amplas, Talkshow dan mengikuti beberapa pertemuan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk menekan kasus baru," katanya kepada wartawan di kantor KPA Sumut, Jalan Veteran Medan, Kamis (28/11/2019).

Dia mengungkapkan, selama ini pihaknya memiliki kendala dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS, diantaranya terkait anggaran dan juga belum adanya KPA di sejumlah kabupaten/kota sebagai lembaga koordinasi.

Tahun ini anggaran KPA Sumut dari APBD hanya Rp200 juta atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp300 juta. Dia juga mengakui koordinasi penanggulangan HIV dan AIDS masih belum berjalan dengan baik.

Dia menambahkan, tantangan lain adalah masih belum maksimalnya penemuan kasus HIV dan AIDS yang harus mendapatkan Care, Support, dan Treatment (CST).

"Masalah-maslah ini tentu perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak baik jajaran pemerintahan maupun masyarakat secara komprehensif," katanya.

Ramadhan melanjutkan, pada momentum peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) 2019 ini, semua pihak didorong untuk menghindari semua faktor risiko penularan HIV dan memberanikan diri untuk mengetahui status HIV-nya demi mendapatkan treatment yang lebih dini, sehingga penularan dapat ditanggulangi lebih cepat dan kehidupan sosial pun akan berjalan dengan normal.

"Untuk itu, tepat sekali tema peringatan HAS Tahun 2019 yang bertajuk 'Bersama Masyarakat Meraih Sukses.' Melalui tema itu kita harap seluruh masyarakat ikut serta dalam pencapaian Sukses 3 Zero pada tahun 2030. Tidak adanya Infeksi HIV yang baru, tidak adanya stigma dan diskriminasi dan tidak adanya orang yang meninggal karena HIV," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00