BP2MI Sumut Gagalkan PMI Non Prosedural di Kualanamu, Saat Hendak Ke Kamboja

KBRN, Medan: Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sumatera Utara berhasil gagalkan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang diduga non prosedural atau tidak melengkapi dokumen lengkap sebagai syarat resmi. Total 211 dari 215 calon PMI diamankan saat hendak menuju Kamboja melalui Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (12/8) malam, dengan menumpangi pesawat carteran.

Kepala UPT BP2MI Sumut, Siti Rolijah, menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya pengiriman PMI ilegal ke Kamboja melalui Bandara Kualanamu. Kemudian informasi tersebut mereka bersama pihak Polda Sumut lakukan penyelidikan dan berhasil menahan mereka sebelum terbang menuju Kamboja. 

"Salah satunya dokumen untuk bekerja tidak lengkap. Sebanyak  215 WNI di Kualanamu akan diberangkatkan ke Sihanoukville, Kamboja, yang diduga adalah calon PMI non-prosedural," ucap Siti kepada wartawan. 

Dikatakan Siti, empat orang berhasil kabur dari Bandara Kualanamu, sebelum petugas tiba di Kualanamu. 

"Awalnya data yang kami dapatkan 215 orang. Kemudian empat orang ada yang kabur keluar dari bandara. Sampai saat ini data ada 211 orang," ungkap Siti.

Guna pengungkapan kasus tersebut, saat ini mereka telah diboyong menuju Mapolda Sumut. 

"Sekarang masih ditangani Polda Sumut. Jadi memang ada indikasi keberangkatan melalui Kualanamu dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang," jelasnya.

Seperti diketahui ratusan orang itu berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumut, NTT, Jawa Timur, serta Jawa Tengah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar