Diduga Korsleting, RS Putri Hijau Medan Dilalap si Jago Merah

KBRN, Medan: Para karyawan dan pasien di Rumah Sakit Tingkat II Putri Hijau Medan panik dan berhamburan ke luar ruangan, akibat kebakaran yang terjadi pada dua gedung, Sabtu (2/72022) malam. Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 18.57 WIB. 

Dari pantauan di lapangan, api berkobar cukup besar, karena bahan yang berada di bangunan terdiri dari triplek dan kertas sehingga api cepat menjalar ke ruangan yang ada di sebelahnya. 

Setidaknya, 8 unit mobil pemadam kebakaran kota Medan serta dibantu pos Amplas, Laucih dan Belawan diterjunkan untuk memadamkan api. Hingga satu jam kemudian, api bisa dipadamkan petugas.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, Albon Sidauruk mengungkapkan, kebakaran diduga karena korsleting listrik atau arus pendek yang berasal dari ruangan poli anak dan merembet ke gedung observasi atau chatlab. Saat kejadian, gedung memang tidak berpenghuni.

"Diduga akibat korsleting listrik. Memang gedung yang terbakar dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni. Syukur tidak ada korban jiwa," ujar Albon.

Albon memastikan tidak menemui kendala saat proses pemadaman. Hanya saja, informasi yang mereka dapatkan ketika api sudah membesar dan menghanguskan sejumlah ruangan.

"Tidak ada kendala selama pemadaman. Saat ini api sudah padam dan tinggal hanya pendinginan," ucap Albon. 

Saat ini, sejumlah petugas TNI dari Kodam I Bukit Barisan tampak berjaga di lokasi rumah sakit milik TNI angkatan darat itu. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar