Jelang Puncak Ibadah Haji, Cuaca di Makkah Capai 42 Derajat Celcius

KBRN, Medan: Jelang memasuki puncak ibadah haji yang diperkirakan jatuh pada 8 Juli 2022, saat ini kondisi suhu udara di Makkah Al Mukarromah cukup bersahabat. Panas suhu udara di Makkah pada Selasa (28/6/2022) siang mencapai kisaran 36 hingga 42 derajat celcius. Hal ini tentu lebih bersahabat jika dibandingkan dengan panas suhu di Madinah yang bekisar antara 46 hingga 48 derajat Celcius.

Pimpinan Kelompok Bimbingan  Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jamah Al Adliyah Embarkasi Medan, Ikhwansyah Nasution kepada RRI mengatakan, meski suhu udara tidak sepanas di Madinah para jamaah haji tetap diingatkan untuk banyak minum air putih dan konsumsi buah. Pihak KBIHU juga mengubah jam kegiatan ibadah haji untuk digeser ke malam hari, guna mengantisipasi cuaca panas pada siang hari.

 “Kami mengantisipasi dengan mengubah jam kegiatan siang ke waktu malam. Hal ini untuk mnghindarkan Jamah dari cuaca panas dan sengatan matahari. Saat ini 89 jamaah yang tergabung dalam kelompok bimbingan Ibadah haji Jamaah Al Adliyah Alhamdulillah sehat,” kata Ikhwansyah.

Dikatakan Ikhwansyah, untuk jarak tempuh lokasi penginapan menuju Masjidil Haram sekitar 4,5 kilometer. Jarak yang tidak dekat, diantisipasi petugas dengan menaiki bus Salawat yang dipersiapkan pemerintah Indonesia.

“Hotel yang kami tempati cukup nyaman dan jatah konsumsi yang disediakan enak dan porsinya banyak. Alhamdulillah, jamaah Al Adliyah sehat. Kalau terganggu karena batuk dan pilek disebabkan faktor kelelahan setelah beribadah,” ucap Ikhwansyah.

Saat ini, para jamaah Al Adliyah yang tergabung dalam kloter 4 embarkasi Medan telah mengikuti rangkaian ibadah haji mulai wajib dan sunnah seperti telah berziarah Kamil di Makkah. Kemudian dua kali umrah wajib dari Madinah dan Umrah sunnah dari Zirronah. Dijadwalkan pada rabu esok para jamaah akan menjalani umrah sunnah kedua dengan mengambil miqat dari masjid Siti Aisyah di kawasan Tan’im.

 “Mudah – mudahan seluruh jamaah haji bisa mengikuti puncak haji pada tanggal 7, 8, 9 Juli dan seterusnya di kawasan Arafah, Musdalifah, dan Mina. Kita berharap tahun ini benar adanya puncak haji wukuf bisa dilaksanakan di hari Jumat,” ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar