Terima Bantuan Lima Lemari Pendingin Vaksin, Pemko Medan Siap Berikan Pelatihan kepada Pengungsi

Poto Ist

KBRN Medan: Pemerintah Kota (Pemkot) Medan siap memberikan pendampingan berupa pelatihan bagi para pengungsi sesuai dengan kebutuhan keahlian yang dibutuhkan negara ketiga. Guna memastikan para pengungsi mendapatkan pendampingan pelatihan sesuai  yang diinginkan tersebut, Pemkot Medan meminta International Organization for Migration (IOM) Indonesia memberikan informasi terkait destinasi negara ketiga yang akan dituju para pengungsi tersebut.

“Kami butuh informasi terkait destinasi negara ketiga yang dituju para pengungsi. Apabila negara ketiga ingin membutuhkan keahlian dari para pengungsi, kami dapat membantu memberikan pendampingan dan pelatihan kepada mereka,” kata Wali Kota Medan, diwakili Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, saat menerima kunjungan Pimpinan IOM Indonesia, Louis Hoffman, di Balai Kota, Kamis (20/01/2022).

Selain pendampingan untuk pelatihan-pelatihan, kata Aulia, Pemkot Medan juga peduli dengan kesehatan para pengungsi. Dikatakannya, Pemkot Medan terus melakukan proteksi kesehatan bagi para imigran tersebut. Di samping itu, imbuhnya,  Pemkot Medan ke depannya juga akan memberikan vaksinasi dosis ketiga bagi para pengungsi. Dengan demikian para pengungsi yang ingin melakukan transformasi ke negara ketiga yang menjadi tujuan sudah aman.

Sementara itu Pimpinan IOM Indonesia, Louis Hoffman, didampingi Program Manager IOM, Joshua Hart, dan Kepala Kantor IOM Medan, Sarah Ahmed Farah, dan Katheleen Lina, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Medan atas kerja sama dan dukungannya selama ini kepada IOM, seperti penanganan isolasi dan vaksinasi dosis satu dan dua kepada para pengungsi. 

Louis selanjutnya mengungkapkan, IOM Indonesia memiliki partner untuk mengatasi dan berkomunikasi dengan para pengungsi yakni United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Sejauh ini, jelasnya, mereka belum menemukan negara ketiga yang sesuai  diharapkan.

“Sebagai solusi yang dapat dilakukan saat ini, kami mencoba mengurangi rasa stress  para pengungsi, di antaranya melakukan konseling, memberikan informasi dan perhatian untuk mengurangi rasa cemas sehingga mereka tidak berdemo lagi. Tentunya ini membutuhkan waktu,” ungkap Louis.

Dalam kesempatan itu diberikan bantuan sebanyak 5 unit lemari pendingin vaksin Type TCW – 3000 kepada Pemkot Medan. Diharapkan, bantuan tersebut dapat membantu Pemkot Medan dalam percepatan vaksinasi guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kota Medan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar