Musa Rajekshah Harap PWI Sumut Dorong Wartawan Berkompetensi dan Beretika

Foto bersama WaGubsu Musa Rajekshah dengan pengurus PWI Sumut yang baru.jpeg.jpeg

KBRN, Medan: Peran jurnalis dalam pembangunan Sumatera Utara (Sumut) dianggap cukup penting, jurnalis harus bisa memberikan contoh-contoh baik ke masyarakat. Untuk itu, wartawan yang berkompetensi dan beretika sangat diperlukan agar pesan yang disampaikan dalam pemberitaan memberi manfaat dan sampai dengan baik ke masyarakat. 

Untuk mendorong ini, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah meminta pengurus baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut serius dalam menjalankan programnya untuk meningkatkan kompetensi wartawan di sumut. 

"Saya ucapkan selamat kepada pengurus baru, tadi disampaikan bahwa PWI memiliki program akan meningkatkan kompetensi SDM wartawan, ini sangat bagus. PWI harus bisa mendorong bagaimana wartawan beretika dalam mencari berita dan dalam membuat pemberitaan," ujar Musa Rajekshah kepada pengurus PWI dan panitia acara pelantikan Kepengurusan PWI yang baru di Medan, Kamis (2/12).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua PWI Provinsi Sumut terpilih, Farianda Putra Sinik, Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Sumur, M. Syahrir, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus PWI Sumut Rifki Warisan, Wakil Ketua Panitia SR. Harmonangan Panggabean dan Sekretaris Panitia Riza Mulyadi.

Kondisi saat ini, lanjut Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah media masa sangat berkembang, baik itu media cetak, elektronik, dan online saling memberikan beragam informasi. "Satu sisi, peran PWI mesti ada di sini, karena peran media sangat penting khususnya dalam menyampaikan program pembangunan pemerintah dan bagaimana mengajak masyarakat untuk bisa ikut dalam pembangunan Sumut," ujar Ijeck yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

Sementara itu, Farianda Putra Sinik menyampaikan, sebagai sosial kontrol pihaknya siap menjadi mata dan telinga dan menjadi wadah berdialog antar lapisan masyarakat. "Untuk itu, kita akan terus mendorong jurnalis dalam membuat pemberitaan sesuai etika, tidak sembrono," katanya sembari mengatakan pihaknya akan dilantik pada tanggal 17 Desember mendatang.

Farianda juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumut yang selama ini telah memberi dukungan kepada organisasi kewartawanan di Sumut. "Semoga kerjasama yang sudah terjalin bisa ditingkatkan dan sama-sama memajukan Provinsi Sumut," katanya mengakhiri.

[18.15, 2/12/2021] Tumpal Sinaga: Gubsu Edy Rahmayadi Resmikan Pemakaian Master Meter PDAM Tirtanadi Kerjasama Coca Cola Foundation

Medan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meresmikan pemakaian master meter PDAM Tirtanadi kerjasama Coca Cola Foundation Indonesia dan  USAID di pemukiman warga Gang Noya Jl Yos Sudarso Kecamatan Medan Labuhan Kamis (2/12/2021).

"Sejak saya dilantik jadi Gubsu masyarakat Kota Medan sekitarnya mengalami kekurangan air bersih sekitar 4000 Liter/detik, kekurangan air bersih ini harus sudah tuntas pada Tahun 2023,"kata Gubsu Edy Rahmayadi.

Edy Rahnayadi lebih jauh mengatakan sangat berterima kasih kepada Coca Cola yang telah  Foundation bekerjasama dengan PDAM Tirtanadi sehingga masyarakat terpencil dapat menjangkau akses air bersih yang berkualitas melalui jaringan perpipaan dan sanitasi yang layak kepada masyarakat. 

Sementara Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi menjelaskan program master meter bekerjasama dengan Coca Cola ada enam lokasi master meter di Cabang Medan Labuhan  sekitar 400 sambungan rumah.

"Master meter ini atau meter induk disiapkan oleh PDAM Tirtanadi sementara dari meter induk ke rumah pelanggan itu dipasang melalui dana Coca Cola Foundation baik pipa dan meter di rumah pelanggan,"kata Dirut PDAM Tirtanadi.

Kebir Bedi mengatakan saat ini PDAM Tirtanadi terus menyiapkan kekurangan air di Kota Medan sekitarnya yaitu membagun Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM ) di Pulo Brayan kapasitas 500 Liter/detik, pembanguna IPAM Mebidang kapasitas 1100 Liter/detik, di kawasan Johor kapasitas 400 Liter/detik dan penambahan jalur pipa Hamparan Perak kapasitas 100 Liter/detik, Menurut Kabir Bedi akan selesai pada Tahun 2023.

President of The Coca Cola Foundation Saadia Madsbjerg mengatakan penyediaan akses air sanitasi dan kebersihan merupakan tiga hal mendasar dalam  meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah, untuk itu The Coca Cola Foundation menganggap WASH merupakan prioritas  utana untuk mendukung masyarakat di wilayah terpencil  Indonesia.

Acara yang diawali dengan pidato Gubsu dilanjutkan peresmian buka kran air di depan rumah warga oleh Gubsu, dihadiri Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Fauzan Nasution, Dewan Pengawas Silmi, Kepala Divisi Sekretaris Pèrusahaan PDAM Tirtanadi Humarkar Ritonga, Kadiv Hublang Jamal Usman, Kadiv Umum Nurlin, Ketua Pelaksana Coca Cola Foundation Triyono Prijosoesilo, Kacab Tirtanadi Medan Labuhan Ferdinan Ginting serta yang lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar